Elpiji Langka di Aceh Utara
Elpiji subsidi tabung 3 kg kembali langka di Aceh Utara dalam sepekan terakhir khususnya menjelang meugang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah
LHOKSUKON – Elpiji subsidi tabung 3 kg kembali langka di Aceh Utara dalam sepekan terakhir khususnya menjelang meugang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah. Kondisi seperti ini juga pernah terjadi saat jelang meugang Idul Fitri dua bulan yang lalu.
Informasi yang diperoleh Serambi, kelangkaan tersebut disebabkan pemakaian tabung elpiji untuk rumah tangga meningkat. Selain itu, sejumah rumah makan dan warung kopi juga menstok elpiji dalam jumlah yang banyak untuk persiapan lebaran.
Tentu saja, kelangkaan itu menyebabkan harga naik. Biasanya warga membeli elpiji di kios atau pengecer Rp 22 sampai 25 ribu. Namun, dalam sepekan terakhir ini harganya mencapai Rp 30 sampai 35 ribu pertabung. “Kemarin kami sudah mencarinya sampai ke Lhoksukon,” lapor Mukim Matangkuli, Kecamatan Pirak Timu, A Rahman kepada Serambi, kemarin.
Disebutkan, hanya beberapa warga yang mendapatkan dengan harga yang mencapai Rp 30 sampai 35 ribu. “Hari ini, sebagian besar warga kami mencarinya sampai ke Sampoenit, Kecamatan Baktiya Barat. Tapi, tak juga ditemukan. Sehingga, sebagian warga terpaksa menggunakan kayu bakar untuk memasak,” ujar A Rahman.
Ditambahkan, kondisi ini juga dialami sejumlah warga di Kecamatan Cot Girek. Bahkan, mereka juga mencari elpiji hingga ke kawasan pihaknya. “Biasanya, kami masih bisa memperoleh elpiji tersebut di kios-kios, meskipun harganya beda sekitar Rp 2 sampai 3 ribu dengan harga di pangkalan, tapi warga tak mempersoalkannya,” ujar A Rahman.
Kondisi lain yang menyebabkan warga di kawasan Kemukiman Matangkuli Timu, dan Kecamatan Pirak Timu kesulitan memperoleh elpiji karena belum ada pangkalan. “Kami berharap ada solusi terkait persoalan ini, karena sudah berlangsung lama,” ungkap A Rahman.
Warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, Abdul Rafar kepada Serambi melaporkan, di kawasan Pantonlabu dan sekitarnya juga terjadi kelangkan elpiji menjelang meugang, dan harganya juga naik. “Sehari sebelumnya, banyak warga di Jambo Aye mencari elpiji hingga ke Madat, Aceh Timur, “ katanya.
Tapi, sebagian warga dari Madat, tetangga Tanah Jambo Aye juga mencari tabung elpiji ke kawasan Pantonlabu. “Jika tak percaya dengan informasi tersebut, silahkan ke turun langsung ke lokasi untuk memastikan kabar ini,” ujar Abdul Rafar.(jaf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penertiban-elpiji-3-kg-di-aceh-tengah.jpg)