Breaking News:

Kurban Disembelih di DAS Peusangan  

Hari pertama pelaksanaan shalat Idul Adha 1440 Hijriah di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, diwarnai dengan penyembelihan

FOR SERAMBINEWS.COM
Warga menyembelih hewan kurban di Masjid Darul Huda Bambi, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, Minggu (11/8/2019) 

TAKENGON - Hari pertama pelaksanaan shalat Idul Adha 1440 Hijriah di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, diwarnai dengan penyembelihan hewan kurban oleh sebagian besar warga di daerah berhawa sejuk itu. Pemandangan menarik, sebagian warga memilih daerah aliran sungai (DAS) sebagai lokasi penyembelihan.

Seusai melaksanakan shalat Idul Adha, ratusan warga memadati kawasan pinggiran  DAS Peusangan, tepatnya di Kampung Bale Bawah dan Kelaping, Kota Takengon. Di pinggir sungai ini, tampak beberapa hewan kurban disiapkan untuk disembelih. Sesaat sebelum prosesi penyembelihan, ada beberapa sosok pria yang terlihat memegang senjata tajam. Sebagiannya lagi memanggul kapak.

Sementara itu, beberapa warga lain sibuk memegang tali, sembari berupaya menenangkan hewan kurban yang akan disembelih. Satu per satu hewan kurban yang terdiri atas ternak sapi dan kerbau bertumbangan di pinggir sungai Peusangan. Sesaat setelah dilakukan penyembelihan, ratusan warga mulai berbondong-bondong mendatangi lokasi penyembelihan massal hewan kurban di pinggir aliran sungai itu.

Sontak, kawasan yang sebelumnya hanya tempat pemancingan, kini dipadati warga yang ingin melihat prosesi penyembelihan. Sebagian di antaranya menunggu jatah daging kurban diberikan. Bantaran DAS Peusangan tersebut dimanfaatkan oleh warga sebagai lokasi pemotongan hewan kurban lantaran dekat dengan air untuk membersihkan hewan yang baru disembelih.

Penyembelihan hewan kurban di pinggir DAS Pesangan, menggambarkan semaraknya perayaan hari Raya Idul Adha di salah satu sudut Kota Dingin itu. “Menyembelih hewan kurban di sini hanya karena dekat air, tidak sulit membersihkan hewan yang sudah disembelih,” kata Fadli, salah seorang warga Kota Takengon, kepada serambi, Minggu (11/8).

Tapi, lanjut Fadli, karena lokasi penyembelihan berada di pinggir jalan, sehingga banyak warga yang menyaksikan prosesi pemotongan. “Memang ada beberapa ekor hewan yang disembelih serentak di lokasi ini, makanya ramai orang yang datang. Apalagi  tempatnya di pinggir jalan,” tuturnya.

Penyembelihan hewan kurban bukan hanya pada hari pertama lebaran Idul Adha. Beberapa lainya masih akan melakukan penyembelihan pada hari-hari berikutnya. “Kalau kami besok baru menyembelih hewan kurban. Hari ini ingin silaturahmi ke rumah keluarga,” sebut Ridwan, salah seorang warga lainnya.

Di sisi lain, semarak perayaan Idul Adha 1440 Hijriah, hanya terlihat pada hari pertama pelaksanaan. Namun, menjelang perayaan lebaran, pemerintah setempat tidak menyelenggarakan takbir keliling karena berbagai pertimbangan. Peniadaan takbir keliling sempat menuai protes dari sejumlah kalangan. Bahkan di media sosial, beberapa nitizen sempat mencibir pemerintah setempat lantaran meniadakan takbir keliling menyambut hari Raya Idul Adha 1440 H.(my)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved