Lahan KIA Ladong Selesai Dikerjakan 75 Persen, Jadwalkan 'Ground Breaking' Diundur 31 Agustus

Pegerjaan lahan Kawasan Industri Aceh Ladong (KIA Ladong) sudah mencapai 75 persen. Di atas lahan seluas 10 hektar itu akan dibangun Pusat...

Lahan KIA Ladong Selesai Dikerjakan 75 Persen, Jadwalkan 'Ground Breaking' Diundur 31 Agustus
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Pengerjaan lahan untuk memulai pembangunan Pusat Logistik Berikat (PLB) oleh investor nasional Trans Continent di KIA Ladong, Banda Aceh. 

Lahan KIA Ladong Selesai Dikerjakan 75 Persen, Jadwalkan 'Ground Breaking' Diundur 31 Agustus

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pegerjaan lahan Kawasan Industri Aceh Ladong (KIA Ladong) sudah mencapai 75 persen.

Di atas seluas 10 hektar itu akan dibangun Pusat Logistik Berikat (PLB) oleh investor nasional perusahaan transportasi logistik nasional PT Trans Continent.

Dijadwalkan 'ground breaking' KIA Ladong pada Sabtu, 31 Agustus. Semula dijadwalkan 24 Agustus oelh Plt Gubernur Nova Iriansyah.

“Kami terus ngebut melakukan pemerataan lahan untuk ground breaking KIA Ladong pada akhir bulan ini. Dirut PT Pembangunan Aceh (PT PEMA), Zubir Sahim menyatakan kepastian ground breaking pada 31 Agustus,” kata CEO PT Trans Continent, Ismail Rasyid yang sedang berada di Perth, Australia, Senin (12/8/2019).

Jumlah Meningkat, Aceh Besar Sembelih 2.294 Hewan Qurban

Terkait Tiang Pancang PLTU, Pemkab Aceh Jaya Belum Terima Laporan Aktifitas di Pelabuhan Calang

Saksi Mata: Ada Balapan Motor & Pertengkaran di Sekitar Waduk Sebelum Mayat Mr X Ditemukan Mengapung

Ismail yang juga memiliki kantor cabang PT Trans Continent di Perth menyatakan telah memobilisasi alat-alat berat seperti excavator, crane, forklift, genset, container dan personel operator dari Regional Hub Trans Continent di Tanjung Morawa di Sumatera Utara ke Ladong.

Hasilnya, hingga laporan terbaru pada Jumat (9/8/2019), sudah selesai 75 persen diselesaikan. Ismail memastikan, segala persiapan akan rampung jelang 31 Agustus mendatang.

“Semua pihak mendukung aksi nyata PT Trans Continent untuk melalukan investasi di Aceh. Ini aksi pecah telur agar yang lain juga investasi. Tidak lagi akan-akan,” ajak Ketua Ikatan Alumni Unsyiah untuk Jakarta dan sekitarnya.

Sebelumnya, perusahaan milik Pemerintah Aceh yakni PT Pembangunan Aceh (PT PEMA) sudah teken kerja sama pembangunan KIA Ladong dengan investor nasional yang bergerak dalam usaha transportasi logistik nasional PT Trans Continent pada 25 April lalu.

Sebagai tindak lanjut dari kerjasama tersebut, tahap awal PT Trans Continent akan membangun pusat logistik berikat (PIB) di areal seluas 6 hektare dan pusat distribusi barang-barang logistik di areal 4 hektare dengan total 10 hektare di KIA Ladong.

“Tujuan pengembangan ini untuk menjadikan KIA Ladong sebagai 'Hub Distribution' untuk komoditi yang dihasilkan dari Aceh maupun menampung barang impor dan ekspor. Kami akan kembangkan kawasan ini sebagai 'shore base' untuk perusahaan perminyakan, pertambangan dan proyek-proyek strategis yang akan menanam investasi di Aceh," pungkas alumni Fakultas Ekonomi Unsyiah ini.(*)

Pengerjaan lahan untuk memulai pembangunan Pusat Logistik Berikat (PLB) oleh investor nasional Trans Continent di KIA Ladong, Banda Aceh.

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved