Kupi Beungoh

Jenderal "Nakal" dan Seorang Mak Setia

Pernah suatu waktu ia bercerita tentang nama lengkap Faisal Abdul Naser atau disingkat Faisal A.N. Teman-temannya memplesetkan AN menjadi anak nakal.

Jenderal
HASNANDA PUTRA
Hasnanda Putra bersama Kepala BNN Aceh Faizal Abdul Naser dan keluarganya. 

"Tanpa mak, mungkin saya tak pernah sampai di Aceh. Wajar kemudian saya menyambut beliau dengan baik di Aceh, sebagaimana orang Aceh telah menyambut saya dengan istimewa," ucap Jenderal.

Oleh: Hasnanda Putra*)

SUATU pagi kami diundang ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, kebiasaan ada rapat atau pertemuan mendadak.

Sebelumnya, jelang tengah malam jenderal bintang satu yang memimpin BNN di Aceh mengirim pesan whatsapp ke saya. "Dinda, besok kita makan siang di kantor ya."

Bila itu sapaannya, maka serta merta jawaban saya bukan "Siap Pak", tapi "Baik Abangda".

Hangatnya sapaan itu terasa setiap waktu. Nyaris tidak kita temukan perintah searah atau kalimat kasar.

Sebuah model kepemimpinan modern yang arif dan patut ditiru.

Menjelang siang, saya segera merapat. Hidangan makan minum telah tertata di ruangannya.

Saya mencoba cari tahu agenda siang itu. Tidak ada jawaban dan informasi jelas, yang terdengar bahwa ada tamu khusus yang ingin disambutnya.

Beberapa saat kemudian, ajudan mengabari tamu telah tiba. Jenderal dengan sigap berdiri dan menuju pintu masuk.

Halaman
123
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved