Breaking News:

Polemik Pantai Mantak Tari

Mak-mak Masih Blokir Objek Wisata Pantai Mantak Tari, Pengunjung Dihalau Pulang

Mak-mak dari Kecamatan Simpang Tiga masih memblokir akses jalan menuju objek wisata Mantak Tari, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie

SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR
Pengunjung pulang saat dihalau mak-mak di objek wisata Mantak Tari, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Selasa (13/8/2019). 

"Maaf objek Mantak Tari kami tutup, di Mantak Tari itu sering terjadi maksiat. Kami takut dengan maksiat yang akan mengundang bencana," kata salah seorang berbadan gemuk saat menegur pengunjung di depan Serambinews.com, Selasa (13/8/2019).

Berita terkait lainnya 

Baca: Sekelompok Enak-emak Masih Blokir Pantai Mantak Tari, Pengunjung Dihalau Pulang

Baca: Mantak Tari Masih Ditutup, Dana Rehab Rp 5 Miliar Terancam Gagal

Baca: Warga Masih Blokade Pantai Mantak Tari di Pidie, Rencana Pemerintah Merehab Terancam Gagal

Baca: Beri Rasa Aman, Polisi Patroli di Pantai Mantak Tari, Aksi Blokade Masih Berlanjut

Menurut mak-mak, mereka berjaga di objek wisata Mantak Tari, mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Sejumlah mak-mak berjaga secara sukarela dengan cara bergantian.

Kadisparbudpora Pidie, Apriadi SSos, kepada Serambinews.com, Selasa (13/8/2019) mengatakan, pihak dinas belum menggelar rapat dengan dengan tokoh masyarakat Simpang Tiga, guna menyelesaikan persoalan objek wisata Mantak Tari.

Karena, menurutnya, Camat Simpang Tiga harus melaporkan persoalan tersebut kepada bupati.

"Pak Camat telah melaporkan kepada dinas, seharusnya camat melaporkan juga kepada Pak Bupati. Walau pun nantinya Pak Bupati akan memanggil Disparbudpora," jelasnya.

Ia menyebutkan, camat melaporkan persoalan itu kepada bupati, sebab masalah Pantai Mantak Tari terjadi di dalam kawasanya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved