Panwaslih Menangkan Tgk Abdu Manaf, Saya Bersyukur kepada Allah Swt

Tgk Abdul Manaf kini bisa bernapas lega. Caleg terpilih dari Partai Daerah Aceh (PDA) ini menunggu waktu untuk dilantik

Panwaslih Menangkan Tgk Abdu Manaf, Saya Bersyukur kepada Allah Swt
IST
TGK ABDUL MANAF

Tgk Abdul Manaf kini bisa bernapas lega. Caleg terpilih dari Partai Daerah Aceh (PDA) ini  menunggu waktu untuk dilantik sebagai anggota DPRK Pidie periode 2019-2024.

Kepastian itu setelah Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) memenangkan Tgk Abdul Manaf dalam sidang sengketa proses pemilu. Sengketa terjadi setelah KIP mencoret Tgk Abdul Manaf saat penetapan caleg terpilih DPRK hasil pemilu 2019.  KIP menilai Tgk Abdul Manaf tidak memenuhi syarat, lantaran masih menerima honor dari pemerintah sebagai anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Kesbangpol Pidie. Padahal, dia memperoleh 779 suara badan, yang karenanya berhak mendapatkan satu kursi.

"Pernyataan saksi ahli bahwa penyelenggara pemilu keliru sedikit memahami undang-undang. Akhirnya, saya yang menjadi korban," kata Tgk Abdul Manaf kepada Serambi, Senin (12/8).

Ia menamsilkan, kasus yang menimpanya ibarat seorang pasien diamputasi kaki oleh dokter, padahal diagnosanya tidak perlu memotong kaki. "Saya sangat kecewa, tapi saat ini Allah telah menggantikan kekecewaan tersebut. Saya bersyukur," sebutnya.

Ia menjelaskan, dirinya bersyukur kepada Allah terhadap putusan sengketa proses pemilu yang telah dilaksanakan Panwaslih Pidie dan memutuskan seusai fakta yang terungkap di persidangan.

"Saya tidak ikut persidangan, yang ikut persidangan sengketa proses pemilu adalah tim," kata Tgk Abdul Manaf, yang juga pimpinan Pesantren Nurul Yakin Utue. Dikatakan, Panwaslih akhirnya mengembalikan kursi DPRK Pidie kepadanya.

Kata Tgk Abdul Manaf, masyarakat menginginkan suasana DPRK Pidie berwarna-warni. Lembaga legislatif diibaratkan sebagai kebun yang dipenuhi aneka tanaman. "Di dalam kebun kan banyak warna-warni berbagai jenis bunga. Maka suasana dewan akan indah dan hidup dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat," ujarnya.

Kata Tgk Abdul Manaf, dirinya yang memiliki basic dayah akan menjalankan amanah yang diembankan, terutama di bidang keagamaan. Misi tersebut akan dijalankan sesuai kemampuannya. Di sisi lain, Tgk Abdul Manaf yang selama ini berprofesi sebagai guru pengajian akan tetap mengajar di dayahnya maupun mengisi jadwal pengajian di majelis taklim.

"Saya tetap mengisi pengajian seperti biasa, tentunya saya harus pandai mengatur jadwal sebagai anggota DPRK Pidie dan guru pengajian," jelas Tgk Abdul Manaf yang didampingi kuasa hukum PDA, Muzakar Shi. Saat ini Abdul Manaf punya 100 santri.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved