Polisi Tangkap IW di Rumah Mertua, Kasus Penembakan Warga dengan Senapan Angin

Anggota Polsek Langsa Barat, menangkap IW, di rumah mertuanya kawasan Desa Lubok Sukon, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang

Polisi Tangkap IW di Rumah Mertua, Kasus Penembakan Warga dengan Senapan Angin
For Serambi
Petugas Polsek Birem Bayeun, Aceh Timur, saat melihat kondisi korban penembakan senapan angin RS Cut Meutia. Polsek Birem Bayeun 

LANGSA - Anggota Polsek Langsa Barat, menangkap IW, di rumah mertuanya kawasan Desa Lubok Sukon, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, Senin (12/8/2019). IW adalah pelaku penembakan terhadap Yunus (37), warga Desa Alue Canang (bukan Desa Alur Nyamuk seperti diberitakan sebelumnya), Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, menggunakan senapan angin pada Minggu (11/8/2019). Peristiwa itu terjadi di kebun durian milik pelaku yang berlokasi di Dusun Sukoharjo, desa setempat.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, melalui Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Aiyub SE, kepada Serambi, Selasa (13/8/2019) mengatakan, IW yang juga warga Alue Canang kabur dari desanya seusai kejadian tersebut. Setelah itu, menurut Kapolsek, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa IW sedang berada di rumah mertuanya di Desa Lubok Sukon, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang.

Menindaklanjuti informasi itu, sebut Iptu Aiyub, ia bersama sejumlah personelnya pada Senin (12/8/2019) malam bergerak ke lokasi persembunyian IW. "Setibanya di Desa Lubok Sukon, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, kita langsung mengamankan IW di rumah mertuanya. Saat kita amankan sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku tidak melawan," ungkapnya.

Setelah ditangkap, tambah Kapolsek, malam itu juga IW dibawa dari Tamiang Hulu dan kini sudah ditahan di Mapolsek Birem Bayeun untuk mempertangungjawabkan perbuatannya. Bersama pelaku, polisi menyita barang bukti (BB) berupa senapan angin miliknya yang digunakan untuk menembak Yunus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yunus (37), warga Desa Alur Nyamuk, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, harus dirawat intensif di RS Cut Meutia PTPN I Langsa, akibat tertembak senapan angin di bagian pipinya. Korban ditembak pada Minggu (11/8/2019) sekitar pukul 10.00 WIB, saat hendak membeli durian di kebun milik pelaku berinisial IW, di Dusun Sukaharjo, desa setempat.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, melalui Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Aiyub SE, kepada Serambi, Selasa (13/8/2019), juga mengatakan, Yunus hingga sekarang sekarang belum bisa dimintai keterangannya. Sebab, korban sedang dalam penanganan medis di RS Cut Meutia Langsa, akibat peluru senapan angin masih bersarang di pipinya.

"Peluru senapan angin yang ditembakkan IW mengenai pipi di bagian bawah mata korban. Mereka saling kenal karena tinggal satu desa,” jelasnya. Karena korban belum bisa dimintai keterangan, tambah Kapolsek, pihaknya belum bisa memastikan motif kasus penembakan tersebut. (zb)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved