Kehadiran ASN Kota Capai 99,31 Persen

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman turun langsung untuk mengecek kehadiran ASN Kota Banda Aceh pada hari pertama masuk kerja

Kehadiran ASN Kota Capai 99,31 Persen
IST
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengecek kehadiran ASN di Kantor MPU Kota Banda Aceh, Rabu (14/8/2019). Dalam inspeksi mendadak (sidak) pascalebaran itu, Aminullah didampingi Kepala inspektur, Rita Sari Puji Astuti (tengah). 

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman turun langsung untuk mengecek kehadiran ASN Kota Banda Aceh pada hari pertama masuk kerja, setelah libur Hari Raya Idul Adha 1440 hijriah, Rabu (14/8). Hasilnya, ASN yang hadir pada hari pertama masuk kerja mencapai 99,31 persen dari 3.893 jumlah abdi negara Banda Aceh.

Seusai memimpin apel pagi di halaman Balai Kota, Wali Kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah instansi di jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh. Didampingi Kepala Inspektur, Rita Sari Puji Astuti, Kabag Humas, Taufiq Alamsyah, dan jajaran Pemko lainnya, Wali Kota mengunjungi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sidak dimulai dari UPTD Puskesmas Kopelma Darussalam, Kantor Kecamatan Syiah Kuala, kantor MPU, Diskominfotik, hingga ke Dinas Perhubungan kota.

Tiba di Puskesmas, Wali Kota mengecek kehadiran para ASN dan memasuki setiap ruangan guna memastikan jumlah PNS. Aminullah juga menyapa masyarakat yang sedang berobat di fasilitas kesehatan tersebut. "Masyarakat harus dilayani secara maksimal. Untuk itu, para ASN harus sudah berkantor demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi warga," ujarnya.

Saat di Dinas Perhubungan, Wali Kota Aminullah juga memantau langsung ruang lalu lintas jalan bersama para petugas di sana. Melalui speaker CCTV pemantau jalan, Aminullah mengimbau pengguna jalan agar tetap tertib dan bijak dalam berkendara.

Dalam kesempatan itu, Aminullah juga menegaskan bahwa ASN yang tidak masuk kerja akan dikenakan sanksi. "Sanksi yang akan kami berikan yaitu pemotongan Tunjangan Prestasi Kerja (TPK) 50 persen, penundaan kenaikan gaji berkala, hingga penundaan kenaikan pangkat," jelasnya.(rel/fit

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved