Berita Nagan Raya

Jembatan Sisa Tsunami di Nagan Raya Diminta Dibangun Permanen

Kondisi jembatan tersebut sudah sangat memprihatinkan, sebab pagar pengaman dibagian kiri dan kanan telah hancur akibat diterjang tsunami.

Jembatan Sisa Tsunami di Nagan Raya Diminta Dibangun Permanen
SERAMBINEWS.COM/SA’DUL BAHRI
Kendaraan melintas di jembatan sisa tsunami di Desa Kuala Tuha, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Kamis (15/8/2019) yang merupakan jalan provinsi lintas Langkak-Lamie. 

Laporan Sa’dul Bahri | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Satu unit jembatan yang rusak akibat diterjang tsunami pada 2004 silam di lintas Langkak-Lamie, Desa Kuala Tuha, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya diminta segera dibangun secara permanen.

Kondisi jembatan tersebut sudah sangat memprihatinkan, sebab pagar pengaman dibagian kiri dan kanan telah hancur akibat diterjang tsunami beberapa waktu yang lalu.

Namun hingga saat ini jembatan tersebut belum ada tanda-tanda untuk dibangun secara permanen demi kenyamanan para warga yang melintas di wilayah itu.

“Kita berharap kepada Pemerintah Provinsi Aceh untuk segera membangun jembatan permanen di lintas jalan Provinsi lintas Langkak-Lamie yang telah rusak akibat diterjang tsunami kepada 2004 lalu, mulai dari Jembatan Kuala Tuha, Rambong hingga di kawasan Tripa Makmur,” harap Sayed Muhadhar, salah satu tokoh masyarakat Tripa Makmur kepada Serambinews.com, Kamis (15/8/2019).

Baca: 2 September Anggota DPRK Nagan Raya Terpilih Dilantik

Baca: PLTU 1-2 Nagan Raya Sembelih Sembilan Hewan Kurban

Baca: Janda di Gubuk Reyot Dipindahkan ke Rumah Singgah di Nagan Raya

Ia menambahkan, perhatian pemerintah untuk kepentingan umum itu demi kenyamanan para warga di wilayah itu.

Disebutkan, seperti jembatan di Kuala Tuha besi-besi tulang pagar diri jembatan itu masih terlihat jelas bahwa jembatan itu rusak akibat diterjang tsunami.

Sedangkan body lantainya jembatan tersebut masih bisa dilintasi, meski dibagian kepalanya telah terlihat agak sedikit miring namun masih bisa dimanfaatkan untuk sementara waktu. 

Jembatan dilintasan tersebut rata-rata sudah sangat memperihatinkan, sehingga diharapkan kepada pemerintah agar dapat memberikan perhatian untuk membangun jembatan yang telah rusak itu demi kenyamanan masyarakat di wilayah tersebut. (*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved