Palestina

Palestina Kecam Seruan Israel untuk Mengubah Status Quo Masjid Al Aqsa di Yerusalem

Organisasi-organisasi Yahudi ekstremismenyerukan penggerebekan besar-besaran terhadap Al-Aqsa selama minggu ini.

Palestina Kecam Seruan Israel untuk Mengubah Status Quo Masjid Al Aqsa di Yerusalem
ANADOLU AGENCY/MUSTAFA HASSONA
PROTES - Warga Palestina berkumpul untuk memprotes pelanggaran Israel terhadap Masjid Al Aqsa dan serangan terhadap Muslim di depan Monumen Prajurit Tidak Dikenal di Kota Gaza, Senin (12/8/2019). 

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967.

Pada tahun 1980, dalam suatu langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional, Israel mencaplok seluruh kota, mengklaimnya sebagai ibu kota "abadi dan tak terbagi" negara Yahudi yang diproklamirkan.

Bagi umat Islam, Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga di dunia setelah Mekah dan Madinah. Orang-orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai "Kuil Gunung," mengklaim itu adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Baca: Mualem tak Terlihat di Peringatan Hari Damai Aceh ke-14

Serbuan Pemukim

Sementara itu, ratusan pemukim Yahudi pada hari Minggu memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, menurut seorang pejabat Palestina.

"Sejak pagi, lebih dari 1.729 pemukim Yahudi telah memasuki kompleks," kata Firas al-Dibs, juru bicara Otoritas Endowmen Keagamaan Yerusalem dalam sebuah pernyataan, beberapa hari lalu.

"Serbuan pemukim didukung oleh petugas polisi Israel," katanya.

Bulan Sabit Merah Palestina, mengatakan bahwa 61 orang Palestina terluka setelah pasukan Israel menyerang dengan peluru karet, gas air mata, dan pentungan.

"Banyak warga luka sedang dan 16 dari mereka dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut," tambahnya.

Warga Palestina melewati pos pemeriksaan Qalandiya di Ramallah, Tepi Barat, untuk melaksanakan Shalat Jumat ketiga bulan suci Ramadhan di Masjid Al-Aqsa, pada 24 Mei 2019. Pasukan Israel tidak mengizinkan warga Palestina yang di bawah usia 40 atau pemuda untuk melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa Shalat pada suci Ramadhan 1440 H.
Warga Palestina melewati pos pemeriksaan Qalandiya di Ramallah, Tepi Barat, untuk melaksanakan Shalat Jumat ketiga bulan suci Ramadhan di Masjid Al-Aqsa, pada 24 Mei 2019. Pasukan Israel tidak mengizinkan warga Palestina yang di bawah usia 40 atau pemuda untuk melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa Shalat pada suci Ramadhan 1440 H. (ANADOLU AGENCY/ISSAM RIMAWI)

Wakaf Islam di Yerusalem memutuskan untuk menunda shalat Idul Adha dari seharunya pukul 6.30 pagi (03.30 GMT) menjadi pukul 7.30 pagi (jam 04.30 GMT).

Halaman
123
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved