Breaking News:

Penemuan Mayat di Waduk Surien

Wali Kota Kunjungi Rumah Remaja Gampong Jawa yang Meninggal Dibunuh di Waduk Surien

Aminullah Usman mengunjungi rumah Aris Ananda (16) remaja Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja yang ditemukan meninggal di waduk Surien.

Penulis: Misran Asri | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menyalami Idris Ali (42) ayah kandung Aris Ananda (16) remaja Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja yang ditemukan meninggal di waduk Surien, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, beberapa hari lalu, saat mengunjungi rumah almarhum, Jumat (16/8/2019). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman beserta istri, Nurmiaty AR mengunjungi rumah Aris Ananda (16) remaja Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja yang ditemukan meninggal di waduk irigasi Surien, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Senin (12/8/2019) lalu.

Kehadiran Aminullah dan istri serta ikut sejumlah pejabat Pemko Banda Aceh serta Camat Kutaraja, Ari Januar, Jumat (16/8/2019) ke rumah keluarga almarhum untuk memberi dukungan moral keluarga dan rasa empati Wali Kota Banda Aceh.

"Kepada pihak keluarga kami menyampaikan duka mendalam, semoga Allah menempatkan almarhum di sisiNya yang paling indah. Semoga keluarga tetap sabar, tawakal dan mengambil hikmah dari musibah ini. Ajal bisa datang kapan saja, hanya saja ada cara masing-masing kita untuk menghadapNya," ungkap Aminullah.

Ia pun sangat menyesalkan kasus penganiayaan yang berujung penghilangan nyawa tersebut.

Menyikapi peristiwa tersebut, ia pun meminta seluruh pihak, terutama orang tua dan keluarga untuk mengambil peran mengontrol dan mengawasi anak-anaknya.

"Mari kita lebih mawas diri dan lebih menaruh kepedulian kepada anak-anak kita yang merupakan amanah paling berharga dari Allah SWT. Orang tua juga harus tahu lingkungan pergaulan anaknya, dengan siapa dia bergaul dan apa yang menjadi kebiasaan anak serta hal lainnya. Jangan sampai kasus serupa terjadi lagi ke depan," sesal Aminullah.

Kehadiran Aminullah dan istri di rumah keluarga almarhum Aris Ananda yang merupakan siswa SMKN 4 Banda Aceh itu disambut langsung oleh Idris Ali (42), dan Ita Arsita (35) kedua orang tua remaja bernasib malang tersebut.

Baca: Firasat Ita Arsita sebelum Anaknya Aris Ananda Ditemukan Meninggal Terapung di Waduk Surien

Baca: VIDEO - Penemuan Mayat Mengapung di Waduk Surien Hebohkan Warga

Baca: Mayat di Waduk Surien Siswa SMKN 4 Banda Aceh, Ini Penjelasan Keuchik Gampong Jawa

Baca: Identitas Mayat di Waduk Surien Akhirnya Terungkap, Polresta Banda Aceh Lakukan Penyelidikan

Di rumah almarhum juga sudah menunggu Keuchik Gampong Jawa, Mukhlis beserta perangkat Gampong Jawa lainnya.

Diberitakan sebelumnya warga Gampong Surien dan Asoe Nanggroe serta Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, dikejutkan oleh penemuan mayat tanpa identitas.

Mayat seorang remaja diperkirakan berumur 20-an tahun itu ditemukan di sekitar pintu air waduk sanitasi dan irigasi Krueng Neng, Gampong Surien, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh Senin (12/8/2019).

Belakangan mayat tersebut diketahui bernama Aris Ananda (16) remaja Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh.

Penemuan itu pun membuat polisi bergerak cepat, karena ada kecurigaan korban dibunuh.

Ternyata dugaan polisi benar, karena kurang dari 24 jam 7 tersangka berhasil diringkus. Sebagian besar mereka anak-anak luar Kota Banda Aceh. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved