Penyelundupan Bawang

27 Ton Kg Bawang Selundupan Dibagi untuk Masyarakat atau Dimusnahkan? Ini Kata Bea Cukai Langsa

Selain menyita 27 ton bawang merah, petugas Bea dan Cukai juga mengamankan seorang nahkoda, 4 ABK, dan 2 unit kapal motor (KM).

27 Ton Kg Bawang Selundupan Dibagi untuk Masyarakat atau Dimusnahkan? Ini Kata Bea Cukai Langsa
For Serambinews.com
Bawang merah selundupan asal Penang Malaysia disita tim gabungan Bea dan Cukai. 

27 Ton Kg Bawang Selundupan Dibagi untuk Masyarakat atau Dimusnahkan? Ini Kata Bea Cukai Langsa

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Terkait bawang merah selundupan dari Penang, Malaysia sebanyak 3.000 karung atau sekitar 27 ton yang disita pihak Bea Cukai, KPPBC TMP C Kuala Langsa, kini masih menunggu hasil pengecekan pihak Karantina dan Tumbuhan.

"Kita masih menunggu hasil pemeriksaan atau pengecekan bawang tersebut oleh pihak terkait Karanyina dan tumbuhan " ujar Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Kuala Langsa, Mochamad Syuhadak, kepada Serambi, Sabtu (17/8/2019).

Menurutnya, saat ini sebanyak 3.000 karung bawang merah ilegal selundupan luar negeri ini masih diamankan sementara di Markas Kompi 2 Batalyon B Pelopor Aramiah Polda Aceh, di Desa Aramiah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

"Setelah nantinya diteliti oleh pihak Karantina dan Tumbuhan, jika bawang ini tidak berbahaya dan layak dikonsumsi, maka akan diajukan ke Bea Cukai Banda Aceh untuk dihibahkan kepada masyarakat," sebutnya.

Namun, tambah Mochamad Syuhadak, apabila bawang selundupan tersebut nantinya setelah dilakukan pengecekan oleh pihak Karantina dan Tumbuhan dan dibyatakan tidak laya lagi atau berbahaya dikonsumsi, Bea Cukai terkait akan memusnahkan bawang merah ini.

"Saya raya bawang ini sekarang mulai membusuk, dan kemungkinan bawang merah ini akan dimusnahkan. Tapi nanti kita lihat dulu setelah diperiksa oleh pihak Karantina dan Tumbuhan setempat," jelasnya.

Sementara nahkoda berinisial JS dan 4 anak buah kapal (ABK) sejak ditangkap tim gabungan Bea Cukai pada Rabu (14/8/2019) lalu, bersama KM Tetap Semangat-1 GT 20 No 246/QQd bermuatan 3.000 karung bawang merah ilegal ini.

Menurut Mochamad Syuhadak, hingga saat ini masih diamankan dan terus dilakukan pemeriksaaan oleh penyidik di Kantor KPPBC T.PC C Kuala Langsa. Nahkoda dan ABK itu akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Halaman
123
Penulis: Zubir
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved