Info Haji 2019

Kemenag Aceh Bantah Penghentian Katering Jamaah Haji Pasca Armuzna tanpa Sosialisasi

Nasril menambahkan dalam edaran itu jelas sudah disampaikan pelayanan konsumsi tidak diberikan tanggal 5,6,7 Zulhijjah sebelum Armuzna dan tanggal 14

Kemenag Aceh Bantah Penghentian Katering Jamaah Haji Pasca Armuzna tanpa Sosialisasi
ANTARA FOTO/HANNI SOFIA
Umat Muslim berdoa saat melaksanakan wukuf di Jabal Rahmah, Padang Arafah, Arab Saudi, Sabtu (10/8/2019). Jemaah haji dari seluruh dunia mulai berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf yang merupakan puncak ibadah haji. (ANTARA FOTO/HANNI SOFIA) 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWSCOM, BANDA ACEH - Sesuai dengan surat edaran Kantor Urusan Haji Indonesia Nomor 0728/D.MAK/7/2019 terkait kebijakan pelayanan konsumsi bahwa sesudah Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) jamaah haji selama dua hari tidak mendapatkan layanan makan, yaitu 14 dan 15 Zulhijjah 1440 H atau bertepatan dengan tanggal 15 dan 16 Agustus 2019.

Sebelumnya, para petugas Haji, baik kloter maupun non kloter sudah menyampaikan informasi tersebut kepada jamaah.

"Jadi Jumat tanggal 16 Agustus 2019 memang sesuai edaran, jamaah belum mendapatkan layanan katering. Tidak benar kalau dikatakan petugas tidak menyampaikan informasi tersebut kepada jamaah," jelas Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Aceh Muhammad Nasril kepada Serambinews.com, Sabtu (17/8/2019) membantah tudingan bahwa petugas tidak menyampaikan informasi tersebut.

Nasril menambahkan dalam edaran itu jelas sudah disampaikan pelayanan konsumsi tidak diberikan tanggal 5,6,7 Zulhijjah sebelum Armuzna dan tanggal 14 serta 15 Zulhijjah pasca Armuzna.

Baca: Ini Penekanan Wali Kota saat Kunjungi Rumah Orang Tua Remaja yang Dibunuh di Waduk Surien

Baca: Ini Penekanan Wali Kota saat Kunjungi Rumah Orang Tua Remaja yang Dibunuh di Waduk Surien

Baca: Dua Lomba Ini Dipastikan akan Meriahkan HUT Ke-74 RI di Langkahan

Kalau dikonversi ke bulan masehi berarti tanggal 6,7,8 Agustus sebelum Armuzna dan 15, 16 Agustus 2019 pasca Armuzna.

"Sedangkan kemarin masih tanggal 16 Agustus, artinya belum ada katering dan ini sudah disosialisasikan kepada jamaah. Bahkan dalam buku layanan konsumsi yang dibagikan ke ketua rombongan dan ketua regu di embarkasi itu tertulis," tambah Nasril.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari petugas haji Aceh di Mekkah, Mulkan disampaikan bahwa pihaknya telah melakukan dua kali sosialisasi sebelum Armuzna bersamaan dengan sosialisasi penghentian sementara bus salawat serta strategi menghadapi Armuzna.

Hal senada juga disampaikan Ketua Kloter 5, Samsul Bahri, bahwa pihaknya sudah jauh-jauh hari juga mensosialisasikan kepada jamaah bahwa suplai makanan akan dihentikan selama tiga hari sebelum dan dua hari setelah Armuzna.

"Namun ada juga jamaah yang bertanya kembali, kita jelaskan kembali," kata Samsul.

Halaman
12
Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved