Seuramoe UMKM

Danish, Trimmer Lokal Level Internasional  

INOVATIF dan kreatif. Dua kata itu menjadi kunci sukses yang kini diraih oleh Danish Car Interior Banda Aceh. Mengawali usaha pada tahun 2011

Danish, Trimmer Lokal Level Internasional   
DOKUMEN PRIBADI
JOK PINTO ACEH - CEO Danis Car Interior, Afifuddin, bersama jok Pinto Aceh karya Danish pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. DOKUMEN PRIBADI

INOVATIF dan kreatif. Dua kata itu menjadi kunci sukses yang kini diraih oleh Danish Car Interior Banda Aceh. Mengawali usaha pada tahun 2011 dengan hanya dua orang karyawan, Danish yang bergerak di bidang usaha trimmer (penghias/interior) mobil dan home interior, kini menjadi salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) paling sukses di Aceh.

Pada akhir tahun 2018 lalu, Danish Car Interior masuk dalam daftar 100 UMKM yang menerima penghargaan "Naik Kelas" dari Dinas Koperasi dan UKM Aceh. Penghargaan ini diserahkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Dr Roeslan Abdul Gani, dalam sebuah acara di Hotel Mekkah, Banda Aceh, Sabtu (15/12/2018).

"Alhamdulillah, saat ini kita sudah punya 40 karyawan dengan dua cabang usaha, di Lampeuneurut dan Luengbata," ungkap Afifuddin (36) CEO Danish Car Interior kepada Serambi, di Banda Aceh, Sabtu (17/8).

Pemuda kelahiran Uleegle, Pidie Jaya, 17 Juli 1983 ini bercerita banyak tentang kiat sukses usahanya. Menurutnya, kerja keras saja tidak cukup untuk bersaing di era digital saat ini. "Kerja keras harus dibarengi dengan kerja cerdas. Yaitu selalu berinovasi dan kreatif melahirkan ide-ide baru. Yang juga tak kalah penting adalah ketekunan, ketelitian, dan keramahan dalam melayani konsumen," ungkap Afi, jebolan MAN 1 Bandar Dua dan Sarjana Pendidikan Agama UIN Ar-Raniry Banda Aceh (tamat 2007).

Meski tidak linear dengan pendidikannya semasa SMA hingga kuliah, namun Afifuddin berhasil mengelola usaha interior mobil mereka hingga menembus level nasional, bahkan internasional. Saat ini, Danish Car Interior telah menjadi anggota tetap Indonesia Authorized Trimmer Summit (IATS).

Cerita tentang level nasional ini dimulai dengan keterlibatan Danish dalam dua pameran mobil berskala internasional di Jakarta pada tahun 2016. Kedua pameran dimaksud adalah, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) dan Indonesia International Motor Show (IIMS).

Setahun berselang, Afi mengusung konsep jok mobil Pinto Aceh ke booth Accura pada gelaran GIIAS 2017. Kala itu, jok Pinto Aceh yang terinspirasi dari model Pinto Aceh sebagai ikon kebanggaan masyarakat Aceh, menyedot perhatian pengunjung pameran otomotif terakbar di Indonesia ini. "Kabar yang kami peroleh dari para member IATS, saat ini konsep Pinto Aceh ini menjadi model terpopuler dan ikonik di seluruh Indonesia," ungkap Afi.

Hasil itu tak membuat Afi berhenti berinovasi. Pada gelaran GIIAS 2019, Danish Car Interior bersama IATS menghadirkan sederet koleksi baru yang disematkan ke dalam IATS Atelier Collection, Signature model yang ditawarkan adalah suksesor dari model Pinto Aceh. "Kita mempersembahkan model terbaru Pinto Aceh Mark 2, yang merupakan modifikasi dan penyempurnaan dari mode Pinto Aceh Mark 1 yang sudah dicintai," ujar Afi.

Begitulah, inovasi dan kreasi telah mengantarkan Danish Car Interior sebagai UMKM lokal yang menembus level internasional.(nal)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved