Berita Bireuen

Abrasi Krueng Tingkeum Meluas, Jalan Desa Kulu Terancam Amblas ke Sungai

Jalan kabupaten dari dari ujung jembatan Krueng Tingkeum ke selatan atau ke Desa Kulu, Kutablang Bireuen terancam amblas ke sungai,

Abrasi Krueng Tingkeum Meluas, Jalan Desa Kulu Terancam Amblas ke Sungai
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Abrasi tebing sungai di kawasan Desa Kulu, Kutablang Bireuen semakin parah, badan jalan dikhawatirkan terkena abrasi bila tidak ditangani segera. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Jalan kabupaten dari dari ujung jembatan Krueng Tingkeum ke selatan atau ke Desa Kulu, Kutablang Bireuen terancam amblas ke sungai, karena abrasi semakin meluas.

Selain ruas jalan dikhawatirkan terkena abrasi meunasah desa tersebut juga terancam apabila tidak diansipasi dengan memasang bronjong penahan abrasi Krueng Tingkeum.

Sejumlah warga setempat kepada Serambinews.com, Selasa (20/8/2019) mengatakan, abrasi tebing Kreung Tingkeum di kawasan Desa Kulu terus meluas, panjang tebing yang sudah abrasi sekitar 500 meter lebih, ratusan meter bagian samping jalan sudah sudah amblas.

Amblasnya tebing sungai kata warga disebabkan tanpa penahan atau bronjong, kemudian saat hujan deras dan air sungai naik abrasi semakin melebar dan luas.

Baca: Kronologis Penangkapan Juragan, Wakil Ketua DPRK Nagan Raya oleh Tim Kejari Aceh Jaya

Baca: Dua Dosen Umuslim Raih Prestasi Tingkat LLDIKTI Aceh, Ini Profilnya

Baca: Hubungannya Tak Direstui, Mahasiswa Ini Sebar Adegan Panasnya, Bahkan Dikirim kepada Keluarga Pacar

Badan jalan yang menjadi sarana utama bagi warga bepergian tinggal beberapa meter lagi dengan tebing sungai.

Camat Kutablang Bireuen, Mukhsen S Ag kepada Serambinews.com mengatakan, masalah abrasi tebing sungai di kawasan Desa Kulu dan beberapa desa lainnya di kawasan itu sudah beberapa kali disampaikan dalam pertemuan Musrenbang tingkat kabupaten.

Namun sampai sekarang belum diketahui kapan ditangani.

“Tingkat kerusakan tebing dan mengancam badan jalan serta satu meunasah desa setempat semakin parah dan masyarakat berharap dapat ditangani dinas terkait dengan memasang bronjong penahan abrasi,” kata Camat.

Titik kerusakan tebing hanya berjarak sekitar 100 meter lebih arah selatan jembatan Krueng Tingkeum, tebing yang sudah amblas ke sungai sekitar 500 meter lebih.

Mukhsen mengaku masalah kerusakan tebing hendaknya mendapat penanganan segera mengingat badan jalan, meunasaha dan ratusan meter kebun warga sudah amblas. (*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved