Berita Bireuen

Pertahankan Status Tipe B, Pemkab Suntik Dana Rp 1,4 Miliar untuk RSUD Bireuen

Pemkab Bireuen dalam pembahasan APBK Perubahan yang sedang dibahas saat ini mengalokasikan atau menyuntik dana sebesar Rp 1,4 miliar lebih.

Pertahankan Status Tipe B, Pemkab Suntik Dana Rp 1,4 Miliar untuk RSUD Bireuen
MUKHTAR MARS, Direktur RSUD Bireuen

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Kelas RSUD Bireuen beberapa waktu lalu diturunkan status dari tipe B ke tipe C karena berbagai sebab diantaranya belum ada beberapa dokter spesialis dan sub spesialis di rumah sakit itu.

Dalm upaya mempertahankan status agar tetap sebagai tipe B, Pemkab Bireuen dalam pembahasan APBK Perubahan yang sedang dibahas saat ini mengalokasikan atau menyuntik dana sebesar Rp 1,4 miliar lebih.

Dana sebesar itu, kata Kepala Bappeda Bireuen, Muslim MSi kepada Serambinews.com, Selasa (20/08/2019) untuk biaya kontrak sejumlah dokter spesialis dan sub spesialis yang dibutuhkan rumah sakit itu serta biaya lainnya sebagai penunjang dalam pelayanan pasien.

“Dana sebesar itu dialokasikan dalam APBK-P untuk biaya honor sejumlah dokter spesialis dan sub spesialis yang dibutuhkan rumah sakit,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, hasil penilaian tim Kemenkes RI beberapa waktu lalu ada sejumlah rumah sakit di Aceh termasuk RSUD Bireuen diturunkan statusnya dari tipe B ke tipe C karena kekurangan sejumlah fasilitas dan SDM pendukung dalam pelayanan pasien.

Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Mukhtar MARS kepada Serambinews.com mengatakan, RSUD Bireuen sudah mengikat kontrak sejak beberapabulan lalu dengan 13 dokter spesialis dan sub spesialis dari Aceh dan luar Aceh sebagai langkah melengkapi dan memenuhi syarat sebagai rumah sakit tipe B yang beberapa waktu lalu status diturunkan menjadi tipe C.

Baca: Jasa Medis belum Cair di RSUD Bireuen

Baca: RSUD Bireuen Layani Operasi Retina

Baca: Wakil Bupati Datang dan Tanya-tanya ke Pasien, Direktur RSUD Bireuen Minta Tambahan Ini

Penurunan status beberapa waktu lalu kata Direktur RSUD Bireuen, dr Mukhtar MARS karena pengisian data Sumber Daya Manusia (SDM) belum lengkap waktu itu ada data yang tertinggal atau tidak terisi,
sehingga ada beberapa dokter spesialis sudah ada ikatan kontrak dengan RSUD sejak Maret lalu belum tercantum dalam data sistim online yang menjadi acuan turunnya statur rumah sakit. 

Adapun 13 dokter spesialis dan sub spesialis yang sudah melakukan kerjasama atau kontrak bertugas di RSUD Bireuen yaitu:

11 Orang dokter spesialis dan sub spesialis di RSUD Bireuen

Halaman
12
Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved