Berita Aceh Timur

Madu Linot dan Harapan Bupati Rocky

Ya, iek linot dan ek linot, begitu orang-orang tua menyebutnya dulu, memiliki khasiat yang disebut-sebut melebihi madu biasa.

Madu Linot dan Harapan Bupati Rocky
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib, bersama Kadisdik Aceh Syaridin, melihat madu yang dihasilkan dari peternak lebah kelulut (madu Linot) yang saat ini budidayanya mulai dikembangkan di Aceh Timur, saat dipamerkan pada acara Hari Aksara Internasional (HAI) ke-53 Tahun 2018 di Aceh Timur, Kamis (15/12/2018). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Linot adalah nama yang tidak asing di telinga masyarakat.

Tapi tidak banyak yang tahu jika lebah tak bersengat ini ternyata memiliki madu yang sangat banyak manfaatnya bagi manusia.

Ya, iek linot dan ek linot, begitu orang-orang tua menyebutnya dulu, memiliki khasiat yang disebut-sebut melebihi madu biasa.

Bagi orang kebanyakan, lebah yang dalam bahasa Melayu disebut kelulut ini kerap diabaikan.

Koloninya banyak hidup di pohon-pohon berongga, celah-celah batu, dinding rumah, bilah bambu, dalam tanah, dan lain-lain.

Kebanyakan orang menganggap lebah ini sebagai hama, sehingga sarangnya dimusnahkan dengan cara dibakar atau dihancurkan.

Tapi tidak demikian dengan sejumlah orang di Aceh Timur.

Keberadaan lebah ini adalah rahmat.

Bukannya membakar dan menghancurkan sarang, linot ini justru dibudidayakan.

Baca: Peneliti Malaysia Tinjau Peternakan Lebah Kelulut

Baca: Minim Konsumen, Haji Uma Janji Bantu Warga Pasarkan Madu Lebah Linot

Pada, Selasa (20/8/2019), para peternak linot di Aceh Timur melakukan kunjungan silaturahmi kepada Bupati Aceh Timur, H Hasballah bin HM Thaib.

Halaman
123
Penulis: Seni Hendri
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved