Rusuh di Papua

Pulihkan Keamanan di Fakfak, Polda Papua Barat Kirim 100 Personel Brimob, Aparat TNI Siaga di Lokasi

Sebanyak 100 personel Brimob akan dikirimkan Polda Papua Barat ke Fakfak guna membantu pemulihan keamanan di wilayah tersebut.

Pulihkan Keamanan di Fakfak, Polda Papua Barat Kirim 100 Personel Brimob, Aparat TNI Siaga di Lokasi
ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Personel Brimob Polri bersiap melakukan pengamanan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (26/6/2019). Sebanyak 13.747 personel gabungan TNI-Polri disiagakan jelang putusan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6). (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI) 

SERAMBINEWS.COM - Sebanyak 100 personel Brimob akan dikirimkan Polda Papua Barat ke Fakfak guna membantu pemulihan keamanan di wilayah tersebut.

"Memang kami sudah minta bantuan dan akan segara dikirim personel Brimob dari Makassar," kata Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Mathias Krey seperti dikutip dari Antara. Rabu (21/8/2019).

Dikatakannya, personel Brimob yang akan dikirim sebanyak 100 personel dan akan di tempatkan di Fakfak.

Aksi demo yang terjadi di Fakfak memang diwarnai dengan pembakaran termasuk di sejumlah wilayah di Pasar Tambaruni.

Saat ini, sambung Krey, Kapolres Fakfak bersama aparat TNI dan Polri sudah berada di lokasi guna mengamankan massa.

“Mudah-mudahan situasi di Fakfak segera kondusif seperti halnya di Manokwari dan Sorong,” harap AKBP Krey.

Aksi demo akibat kecewa terhadap insiden yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang beberapa waktu lalu.

Sejumlah fasilitas umum dibakar massa pengunjuk rasa di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (21/8/2019).

Dilansir dari Antara, massa membakar sejumlah kios di Pasar Fakfak dan di jalan menuju pasar.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Papua AKBP Mathias Krey mengatakan, aparat kepolisian dan TNI sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved