Pemuda Hancurkan Patung

Kasus Warga Abdya Pecahkan 15 Patung Berhala di Malaysia, Teuku Riefky Minta Kemenlu Turun Tangan

Anggota DPR RI asal Aceh mengatakan telah menghubungi Direktur Jenderal (Dirjen) Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemenlu),

Kasus Warga Abdya Pecahkan 15 Patung Berhala di Malaysia, Teuku Riefky Minta Kemenlu Turun Tangan
For Serambinews.com
Anggita DPR RI, Teuku Riefky Harsya 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kasus hukum yang tengah menjerat Hendri (25), pemuda asal Aceh Barat Daya (Abdya) yang menghancurkan sejumlah patung berhala di Malaysia, juga mendapat perhatian dari Anggota Komisi I DPR RI, Teuku Riefky Harsya.

Anggota DPR RI asal Aceh mengatakan telah menghubungi Direktur Jenderal (Dirjen) Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Dr Desra Percaya.

"Saya meminta beliau agar segera meminta KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Malaysia melakukan pendampingan hukum terhadap Hendri," kata Riefky kepada Serambinews.com, Jumat (23/8/2019).

Teuku Riefky berharap, dengan adanya pengakuan keluarga tentang dugaan Hendri mengalami gangguan kejiwaan, dapat menjadi bahan bagi pihak Kemenlu RI dan KBRI Malaysia dalam melakukan pembelaan.

Baca: Sosok Pemuda Abdya yang Hancurkan Patung Berhala di Malaysia, Ini Pengakuan Sang Ibunda

Baca: Ibunda Pemuda Abdya Yang Hancurkan Patung Berhala di Malaysia Mengadu ke YARA

Baca: Pemuda yang Hancurkan 15 Patung Berhala di Malaysia Warga Abdya, Begini Tanggapan Camat

Iya menduga, informasi gangguan jiwa tersebut bisa jadi benar.

"Sebab, sangat tidak masuk akal, orang yang kejiwaannya waras, usai berbuat kriminal, kemudian tidur di sebuah taman yang hanya berjarak 100 meter dari lokasi kejadian," imbuhnya.

Menurut Riefky, bila dugaan gangguan kejiwaan Hendri tersebut benar adanya, ini bisa menjadi dasar bagi pihak KBRI untuk bernegosiasi dengan kepolisian Malaysia sehingga Hendri bisa diberikan keringanan dari tuntutan hukum.

"Tentunya dengan tetap menghargai aturan hukum di Malaysia," ucapnya.

Selaku mitra kerja Kemenlu dan juga putra Aceh, Teuku Riefky menyatakan akan mengawal persoalan Hendri sehingga bisa diberikan keringanan hukum, dan bisa kembali berkumpul dengan pihak keluarganya di Abdya.

Baca: Massa Segel Kantor Keuchik Padang Panyang, Akibat tak Ada Keuchik dan Teungku Imum

Baca: Massa Segel Kantor Keuchik Padang Panyang, Akibat tak Ada Keuchik dan Teungku Imum yang Baru

Baca: Hasil FP2 MotoGP Inggris 2019 - Fabio Quartararo Tercepat, Marc Marquez Pecahkan Rekor

Halaman
123
Penulis: Yocerizal
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved