Banjir di Bireuen

Jembatan Darurat di Awe Geutah Ambruk Diterjang Banjir, Ini Kejadian yang Berulang Kali Terjadi

Satu jembatan darurat pengganti jembatan permanen yang sudah ambruk setahun lalu di Desa Awe Geutah, Peusangan Siblah Krueng kembali ambruk.

Jembatan Darurat di Awe Geutah Ambruk Diterjang Banjir, Ini Kejadian yang Berulang Kali Terjadi
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
Satu jembatan darurat di Desa Awe Geutah, Peusangan Siblah Krueng ambruk ke dasar saluran, warga sedang memindahkan kayu dan sampah lainnya yang tersangkut di lokasi itu. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Satu jembatan darurat pengganti jembatan permanen yang sudah ambruk setahun lalu di Desa Awe Geutah, Peusangan Siblah Krueng kembali ambruk diterjang derasnya banjir setelah hujan deras mengguyur kawasan itu, Jumat (23/08/2019).

Jembatan darurat posisinya diatas saluran utama desa itu berupa lima batang pohon kelapa ambruk ke dasar saluran.

Akibatnya belasan warga yang bertempat tinggal di sebelah timur harus memutar jauh bila ke jalan utama Peusangan Siblah Krueng.

Wakil tuha peut Desa Awe Geutah, Muzakkar kepada Serambinews.com mengatakan, hujan deras mengguyur kawasan itu sekitar pukul 17.00 WIB dan baru reda menjelang pukul 21.00 WIB, Jumat (23/08/2019).

Saat hujan tersebut jembatan jatuh disebabkan bagian tebing saluran pada dua sisi digerus derasnya air.

Antipasi sementara katanya, belasan warga melaksanakan gotong royong memindahkan dan membersihkan pohon pinang dan lainnya yang tersangkut di batang kayu jembatan.

Baca: Jembatan Putus di Jeumpa Bireuen, Warga dan Anak Sekolah Harus Memutar Empat Kilometer

Baca: Plt Gubernur Resmikan Pengerjaan Jembatan Bailey

Baca: Jembatan Darurat Leupeum Kecamatan Sakti Banyak Makan Korban, Ini Kata Kepala Dinas PUPR Pidie

Pembersihan selain melibatkan warga juga menggunakan satu unit truk Colt Diesel untuk menarik kayu dengan kabel sling.

Jembatan darurat yang jatuh ke dasar sungai lebarnya 15 x 6 meter sebagai sarana utama bagi puluhan warga desa itu.

Amatan Serambinews.com, warga bahu membahu memindahkan pohon pinang, pohon bambu dan lainnya sehingga air lancar dan memudahkan perbaikan.

“Kami sudah laporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen untuk melihat secara dekat dan memperbaiki kembali dan nantinya membangun jembatan permanen,” ujar Muzakkir. (*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved