Google Buat Aturan Baru Larang Karyawan Bahas Politik di Kantor, Ini Alasannya

Aturan tersebut melarang para Googlers, istilah untuk pegawai Google, untuk berdebat tentang isu politik di ruang kerja.

Google Buat Aturan Baru Larang Karyawan Bahas Politik di Kantor, Ini Alasannya
Yudha Pratomo/KompasTekno
Logo Google pada bagian depan kantor Google di kawasan Mountain View, California, Amerika Serikat. (Yudha Pratomo/KompasTekno) 

"Tujuan kami bukan untuk meredam diskusi internal atau membatasi Googlers menyuarakan pendapatnya," jelas perwakilan Google.

"Kami ingin Googlers berbicara saat mereka merasa ada sesuatu yang tidak beres dan kami menyediakan banyak cara untuk menyampaikan pendapat mereka untuk menyuarakan perubahan," imbuh perwakilan Google.

Dalam aturan terbaru ini, Google juga mengatakan karyawan bisa blak-blakan terkait topik pekerjaan.

Termasuk perihal gaji, jam kerja, syarat dan ketentuan kerja, atau segala bentuk pelanggaran hukum yang berlaku.

Hal tersebut dijamin perlindungannya oleh undang-undang perburuhan AS.

Kendati demikian, Google juga menekankan batasan perlindungan hukum, apabila karyawan mengungkapkan sesuatu hal yang rahasia tentang perusahaan.

Kemungkinan yang dimaksud adalah pengungkapan proyek rahasia seperti proyek Maven dengan militer AS atau Dragonfly, mesin pencarian khsuus yang konon dibuat untuk China.

Baca: Pimpinan OPM ke Media Kanada: Kami Tetap Jaga Perdamaian Tapi Indonesia Selalu Melakukan Kekerasan

Baca: Bertanding di Stadion Krueng Mane, PSLS Optimis Bakal Bungkap PSAP Nanti Malam

Baca: Pegiat Wisata Danau Bungara Aceh Singkil Gelar Kemah Wisata, Peserta Siap Promosikan Keindahannya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Karyawan Google Dilarang Bahas Politik di Kantor", 

Penulis : Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved