Kuala Dangkal
Muara Kualaraja Dangkal, Boat Nelayan Nelayan Sulit Melaut
Kondisi itu menyulitkan nelayan keluar masuk kuala, baik saat melaut maupun pulang melaut.
Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Ferizal Hasan I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sejak beberapa tahun lalu hingga kini muara Kualaraja di Desa Kuala Raja Kecamatan Kuala, Bireuen, Aceh, semakin dangkal.
Kondisi itu menyulitkan nelayan keluar masuk kuala, baik saat melaut maupun pulang melaut.
Bahkan beberapa boat nelayan sering kandas di mulut kuala saat pulang dan melaut.
Para nelayan berharap muara kuala itu dikeruk, agar nelayan mudah melaut atau mudah keluar masuk kuala.
Beberapa nelayan di Kuala Raja kepada Serambinews.com, Minggu (25/8/2019) mengatakan, dua hari lalu boat pukat mereka kandas di mulut kuala saat pulang melaut.
Sehingga boat pukat atau boat besar harus ditarik dengan boat pancing atau boat kecil.
"Hampir setiap hari ada boat yang kandas di muara saat pulang melaut," kata Hasbi, nelayan Kuala Raja.
Disebutkannya, para nelayan di Kuala Raja biasanya melaut saat air pasang tinggi.
Baca: Tikungan Jalur Pelayaran Singkil-Kaula Baru di Banda Sampi Diperlebar
Baca: Setelah Jalani Operasi Tumor Perut di RSUZA, Gepeng yang Dirujuk Dinsos Aceh Timur Mulai Membaik
Baca: Hafizah Cantik Asal Lhokseumawe Ini Hafal 30 Juz, Pernah Jadi Duta Indonesia di Dubai
Karena kalau air pasang rendah, nelayan tidak bisa melaut atau boat tidak bisa keluar dari kuala.
"Sebaliknya saat pulang melaut juga harus menunggu air pasang tinggi, terkadang saat nelayan pulang air surut, sehingga boat kandas, ada juga boat yang terpaksa ditambatkan di mulut kuala," terang Hasbi.
Yang sangat dikeluhkan nelayan Kuala Raja, saat boat kandas di mulut kuala, ada boat yang rusak dihantam ombak, karena tidak bisa ditarik ke kuala.
"Kami berharap muara kuala raja segera dikeruk," pinta Hasbi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/boat-pukat-4.jpg)