Berita Gayo Lues

Tukang Bakso Keliling di Gayo Lues Ini Nekat Mencuri Demi Bisa Mengurus Adiknya Masuk TNI

Beni Ariga Timang (26) Pria Asal Lokop Serba Jadi yang berjualan bakso keliling di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus) diamankan polisi.

Tukang Bakso Keliling di Gayo Lues Ini Nekat Mencuri Demi Bisa Mengurus Adiknya Masuk TNI
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Kasat Reskrim Iptu Abdul Hamid didampingi Kasubag Humas Polres Galus bersama tersangka pencurian uang dari toko BRI Link di Blangkejeren diamankan di Mapolres Galus, Senin (26/8/2019). 

Laporan Rasidan | Galus

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Beni Ariga Timang (26) Pria Asal Lokop Serba Jadi sehari-harinya berjualan bakso keliling di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus) diamankan polisi dari rumahnya di Dusun Arul Lemu Desa Penampaan Uken Kecamatan Blangkejeren.

Pelaku ditangkap polisi setelah dilaporkan mencuri uang senilai Rp 46.176.000 dari sebuah toko BRI Link disimpang Badak Kutelintang Blangkejeren milik korban Suharni. Pelaku kepada polisi mengaku uang hasil curiannya itu akan digunakan untuk biaya mengurus adiknya masuk TNI (Tentara) di Kabupaten Bener Meriah.

Kapolres Galus AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Abdul Hamid kepada Serambinews.com, Senin (26/8/2019) mengatakan, tersangka Beni Ariga Timang mencurian di toko milik korban, Senin (19/8) malam.

Kemudian tersangka ditangkap polisi dirumahnya di desa Penampaan Uken, Selasa (20/8/2019) sekira pukul 02.00 WIB setelah korban membuat laporan ke polisi.

Baca: Aksi Pertama Lancar, Tersangka Kembali Ulangi Mencuri Motor di RSUZA Banda Aceh

Baca: Personel Polresta Ringkus Pencuri Motor di Sumut, saat Pelaku Sedang Mandi

Baca: Polisi Tangkap 12 Pencuri dan Penadah Serta 16 Kendaraan Curian, Ini Imbauan Kapolresta Banda Aceh

Dirincikan, uang tunai yang dibawa sempat dibawa kabur oleh tersangka senilai Rp 46.176.000 masih utuh saat pelaku ditangkap di rumahnya, dengan rincian uang pecahan Rp 100.000 yang dipilah dan diikat-ikat berjumlah Rp 30.000.000.

Kemudian, uang pecahan Rp 50.000 sebanyak Rp 15.000.000.

Sementara sisanya, terdiri dari uang pecahan Rp 20.000,  sebanyak  Rp 780.000 dan uang pecahan Rp 10.000 sebanyak Rp 120.000 dan uang pecahan Rp 5.000 sebanyak Rp 100.000 serta ada uang Rp 2.000.

Secara terpisah Kanit I Pidum Aiptu Bambang, mengatakan, tersangka pencurian yang berasal dari Lokop tersebut kepada penyidik mengaku uang hasil curiannya itu rencananya akan digunakan untuk mengurus adiknya yang akan tes masuk TNI di Bener Meriah.

"Kini tersangka bersama barang bukti itu telah diamankan di Mapolres Galus," sebutnya. (*)

Penulis: Rasidan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved