Berita Abdya

660 Warga Abdya Dicoret Dari Daftar Penerima Bantuan PKH, Ini Penyebabnya

Alasannya, keluarga bersangkutan sudah mandiri, mampu, dan habis komponen.

660 Warga Abdya Dicoret Dari Daftar Penerima Bantuan PKH, Ini Penyebabnya
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
ILUSTRASI - MENSOS RI, Khofifah Indar Parawangsa menyerahkan secara simbolis bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan juz amma kepada warga di Gedung Pertemuan Kota Sigli, Pidie, Rabu (14/12/2016). 

Alasannya, keluarga bersangkutan sudah mandiri, mampu, dan habis komponen.

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE- Warga kurang mampu penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tahap I tahun 2019 berjumlah 8.852 orang, berkurang 660, sehingga tersisa 8.192 orang.    

Terjadi pengurangan jumlah penerima bantuan PKH tersebut, setelah Kementerian Sosial (Kemensos) RI mencoret 660 warga dari daftar penerima bantuan.

Alasannya, keluarga bersangkutan sudah mandiri, mampu, dan habis komponen.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Abdya, Ikhwansyah TA SH dihubungi Serambinews.com, Selasa (27/8/2019) mengakui, kalau Kemensos RI telah mencoret 660 warga setempat dari daftar penerima bantuan PKH.

Jumlah penerima bantuan PKH yang tersisa sekarang ini 8.192 orang, tersebar dalam sembilan kecamatan sejak Babahrot sampai Lembah Sabil.

Di antara 660 warga yang namanya sudah dicoret terdiri atas 127 orang karena graduasi mandiri.

Dalam artian, penerima PKH bersangkutan sudah memiliki usaha sendiri, kemudian dengan kesadaran sendiri mereka mengundurkan diri dari penerima bantuan PKH.

Baca: Dulu Pernah Ngetop, Deretan Artis Ini Kini Jatuh Miskin: Artis Cantik Ini Jualan di Warung Kopi

“Kita memberikan apresiasi kepada mereka sudah mandiri, lalu mundur dari penerima bantuan PKH,” kata Ikhwansyah TA.

Halaman
123
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved