Berita Aceh Selatan
Arus Transportasi Laut Labuhanhaji - Sinabang Kembali Lancar
"Cuma beberapa unit mobil truk lagi masih mengantre di Pelabuhan. Penumpang sudah terangkut semuanya..."
Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Setelah sempat tertahan selama 11 hari di Pelabuhan Penyeberangan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan akibat cuaca buruk yang melanda perairan setempat.
Akhirnya Selasa (27/8/2019) malam seluruh penumpang tujuan Simeulue diberangkatkan dari Pelabuhan Penyeberangan Labuhanhaji.
"Cuma beberapa unit mobil truk lagi masih mengantre di Pelabuhan. Penumpang sudah terangkut semuanya. Semalam ada 254 penumpang yang di diberangkatkan dengan KMP Teluk Sinabang. Alhamdulillah sudah lancar," kata Kepala UPTD Pelabuhan Labuhan Haji, Yulmahendra SE yang dikonfirmasi Serambinews.com, Rabu (28/7/2019).
Baca: Kisah TKI Aceh di Malaysia, Istri Meninggal Setelah Melahirkan, Bayi Tertahan 20 Hari di Rumah Sakit
Seperti diberitakan sebelumnya, gelombang tinggi yang terjadi di perairan Aceh Selatan menyebabkan kapal penumpang tujuan Labuhanhaji, Aceh Selatan - Sinabang, Kabupaten Simeulue menunda keberangkatan.
Akibatnya ratusan kendaraan menumpuk di Kompleks Pelabuhan Penyeberangan Labuhanhaji.
"Kami sudah 11 hari antre di sini, kapal tidak bisa berangkat karena gelombang tinggi. Jadi mau nggak mau terpaksa antre di sini," kata Dedek, salah seorang sopir Truk asal Meulaboh, Aceh Barat saat ditanyai Serambinews.com, Selasa (27/8/2019).
Pantauan Serambinews.com, truk bermuatan barang kebutuhan pokok dan mobil pribadi sudah berjejeran di kompleks pelabuhan penyeberangan Labuhanhaji.
Baca: BREAKING NEWS – Kontak Senjata Pecah di Papua, 1 Prajurit TNI Tewas Terkena Panah
Demikian juga dengan ratusan penumpang tampak istirahat di Aula Kompleks Pelabuhan.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh informasi menyangkut keberangkatan penumpang.
Kepala UPTD Pelabuhan Labuhan Haji, Yulmahendra saat dikonfirmasi membenarkan kondisi cuaca buruk yang melanda perairan setempat.
"KMP Teluk Sinabang tidak bisa bersandar di Pelabuhan Meulaboh, karena gelombang besar. Dialihkan ke Pelabuhan Labuhan Haji," kata Yulmahendra.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/yull.jpg)