Berita Aceh Selatan

Kementerian Keuangan RI Laksanakan Asistensi Kapasitas SDM Aparatur Gampong di Labuhanhaji

"Dari 74 ribu desa di Indonesia, Pemerintah Pusat menunjukan komitmen dalam percepatan pembangunan di daerah," kata Kuwat Slamet.

Kementerian Keuangan RI Laksanakan Asistensi Kapasitas SDM Aparatur Gampong di Labuhanhaji
For Serambinews.com
Kementerian Keuangan RI melaksanakan Asistensi Kapasitas SDM Aparatur, Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa Tahun 2019 di Bakau Hulu, Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (27/8/2019). 

"Dari 74 ribu desa di Indonesia, Pemerintah Pusat menunjukan komitmen dalam percepatan pembangunan di daerah, peningkatan penyelenggaraan pemerintah desa pada segala aspek bidang," kata Kuwat Slamet.

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Kementerian Keuangan RI melaksanakan Asistensi Kapasitas SDM Aparatur, Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa Tahun 2019 di Bakau Hulu, Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (27/8/2019).

Kedatangan kunjungan Tim BPPK Kementerian Keuangan RI tersebut, disambut oleh sanggar seni setempat dengan Seni Tarian Aceh Ranup Lampuan.

Keuchik Bakau Hulu, Karliadi mengucapkan rasa terimakasih dan suatu penghargaan atas kunjungan dari Badan Diklat Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

"Ini merupakan sebuah motivasi penyemangat, karena baru pertama kalinya tim rombongan Kementerian Keuangan berkunjung ke Desa Bakau Hulu, Kecamatan Labuhanhaji," ungkapnya.

Baca: Polri Akan Segera Luncurkan Smart SIM, Ada Fitur E-Money dan Juga Perekam Pelanggaran Lalu Lintas

Pada kesempatan itu juga, Keuchik Bakau Hulu menyampaikan tentang perkembangan dan potensi yang dimiliki oleh desa, yakni dengan mempunyai luas lahan mencapai lebih 500 Ha, memiliki potensi alam dengan areal lahan terdiri lahan pertanian dan perkebunan.

Ia menyebutkan, hal yang menarik di Bakau Hulu, mulai dari gerbang masuk desa ini, sudah terpasang sejajar lafaht Asmaul Husna.

Makam ulama sufi atau lebih dikenal dengan makam Tgk Pancuran, juga menjadi sebuah destinasi wisata relegi serta memiliki tempat wisata kolam pemandian peruntukan khusus bagi anak-anak yang sumber mata airnya mengalir pergunungan dekat lokasi setempat.

"Ini menjadi sebuah usaha yang dikembang kelolakan oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dalam rangka pemberdayaan dan peningkatan ekonomi gampong, namun masih perlu peningkatan manajemen," katanya.

Selaku Pemerintah dan aparatur gampong, Karliadi berharap kepada Kementerian Keuangan RI dan pihak terkait, untuk dapat memberikan asitensi juga arahan, guna peningkatan dan kemajuan pemerintah dan BUMG Gampong Bakau Hulu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Aceh Selatan diwakili oleh Kabid Sosbud Hernida SP dalam sambutannya sampaikan, kegiatan asistensi Kapasitas SDM Aparatur, Pengelolaan Keuangan dan Aset ini bertujuan agar menjadi progres percepatan pembangunan dan peningkatan semakin cepata dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong dan mengembangkan BUMG dengan berbagai potensi inovasi untuk terus lebih maju.

"Maka perlu bimbingan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi dan pusat, seperti halnya hari ini kunjungan dari tim Kementerian Keuangan RI, dan berharap kedepanya asistensi ini dapat dilaksanakan digampong lainnya dalam Kecamatan Labuhanhaji, bahkan umumnya Aceh Selatan," paparnya.

Baca: Paksa 2 Anaknya yang Kelaparan Makan Kotoran Anjing, Seorang Ibu Dihukum Penjara


Sementara itu, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan( BPPK) Kementerian Keuangan RI, Kuwat Slamet dalam arahan dan bimbingannya menegaskan bahwa, dana desa yang diluncurkan berdasarkan Undang-undang No 6 Tahun 2014 itu berorientasi kebijakan yang berpihakan pada desa.

"Dari 74 ribu desa di Indonesia, Pemerintah Pusat menunjukan komitmen dalam percepatan pembangunan di daerah, peningkatan penyelenggaraan pemerintah desa pada segala aspek bidang," kata Kuwat Slamet.

Dana desa sudah meningkat sangat signifikan, tambahnya, telah menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Diharapkan, pemerintah/aparatur meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang bertujuan membangun memajukan pembangunan desa, menciptakan lapangan kerja, mengatasi kesenjangan, dan mengentaskan kemiskinan.

"Desa diberikan kewenangan sumber dana agar dapat mengelola potensi yang dimiliki guna peningkatan ekonomi. Selain itu juga punya kesempatan untuk mengembangkan masyarakat dan SDM, sehingga memberikan regenerasi. Maka diberdayakan pemuda-pemudi agar potensi yang ada dapat tumbuh kembangkan dan dikelola," pungkasnya. (*)

Baca: Sebagian Aceh Masih Dilanda Hujan Hingga 31 Agustus 2019

Penulis: Taufik Zass
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved