Jurnalisme Warga

Pesona Marigold dan Taman Edelweis Bali

MINGGU lalu tepat pukul 06.35 WITA, saya dan beberapa teman dari Komunitas Jejak Literasi Bali melakukan perjalanan dari Kota Denpasar

Pesona Marigold dan Taman Edelweis Bali
IST

OLEH RAHMAN MAHLIL, Relawan Sekorong Hijau, Aceh Selatan, melaporkan dari Denpasar, Bali

 MINGGU lalu tepat pukul 06.35 WITA, saya dan beberapa teman dari Komunitas Jejak Literasi Bali melakukan perjalanan dari Kota Denpasar menuju Desa Besakih, Kabupaten Karangasem, dengan jarak tempuh 56 km. Rute yang kami pilih melewati Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung.

Desa Besakih terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem yang merupakan salah satu desa terkena erupsi Gunung Agung pada tahun 2017. Saat itu tinggi asap panasnya yang berwarna hitam mencapai 2.500 meter sehingga berdampak pada aktivitas warga sekitar. Tercatat 43.358 jiwa penduduk dari 22 desa memilih mengungsi. Tapi dua tahun berselang, kondisinya jauh beda. Besakih kembali menjadi destinasi wisata yang menarik.

Dalam perjalanan menuju Desa Beasakih, kami melewati Istana Klungkung, berlokasi di Jalan Dipenogoro, Semarapura Kangin, Kabupaten Klungkung. Istana Klungkung merupakan salah satu istana terbesar di Pulau Bali, di bawah pemerintahan Raja Dewa Agung.

Istana Klungkung berdiri pada abad 17. Di dalam istana ini terdapat dua bangunan yang masih tersisa, yaitu Kertha Gosa dan Bale Kambang yang dikelilingi kolam Taman Gili. Kertha Gosa digunakan sebagai tempat pengadilan setiap masalah. Dewa Agung Jambe adalah Raja Klungkung terakhir yang gugur saat berperang melawan kolonial Belanda pada 28 April 1908.

Selain melewati Istana Klungkung, kami juga melewati gua Jepang yang terletak di Dusun Koripan, Desa Banjarangkan, Kabupaten Kelungkung. Keberadaan gua Jepang di kawasan ini menujukkan bahwa Jepang memang pernah bercokol di Bali pada Perang Dunia II.

Gugus gua Jepang memiliki 16 gua dengan kedalaman 4 meter, tinggi 2 meter. Ke-14 gua tersebut saling berhubungan satu sama lainnya sehingga membentuk lorong. Sedangkan dua lainnya tidak saling berhubungan dan terletak terpisah pada sisi kiri dan kanan dari 14 gua lainnya. Gua tersebut digunakan oleh prajurit Jepang sebagai tempat berlindung dari serangan para pejuang Bali.

Dari gua Jepang kami kembali melanjutkan perjalanan menuju Besakih. Sepanjang perjalanan tersaji keindahan taman bunga marigold yang terbentang luas, kebun lidah buaya, kebun bunga matahari, dan hamparan hijau sawah terasering yang masih asri dan alami.

Pemandangan sawah terasering dengan latar belakang bukit yang membentang terlihat sangat indah. Lokasinya di pinggir jalan raya utama Kabupaten Karangasem yang menghubungkan Karangasem dengan Kabupaten Buleleng.

Majunya dunia teknologi, menjadikan sawah terasering Karangasem menjadi populer dengan cepat di kalangan wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan dari mancanegara. Keberadaan sawah terasering di Karangasem sudah ada sejak lama, tapi belum banyak yang tahu. Sawah terasering menjadi spot foto yang menarik, menyuguhkan pemandangan cantik yang instagramable, sangat ideal bagi yang suka hunting foto, terutama yang gemar foto selfie.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved