Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah, Bagaimana Hukum Doa Menyambut Tahun Baru Islam?

Muharram merupakan salah satu bulan yang dihormati selain Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Rajab Mudhar.

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah, Bagaimana Hukum Doa Menyambut Tahun Baru Islam?
Grid Network
Muharram 

Amalan yang jelas sekali dianjurkan dilakukan saat bulan Muharram adalah puasa Asyura dan puasa Tasu'a.

Puasa Asyura dan Puasa Tasu'a di bulan Muharram

Puasa Asyura dianjurkan untuk dilakukan pada 10 Muharram.

”Puasa ’Asyura'akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162).

Bila ingin melaksanakan, niat puasa sunah Asyura adalah:

نَوَيْتُ صَوْم عشرسُنَّة لله تَعَالى

“Nawaitu sauma Asyuro sunnatal lillahita’ala”

Artinya: Saya niat puasa hari asyura, sunnah karena Allah ta’ala.

Ada juga puasa Tasu'a.

Puasa sunah Tasu'a dilaksanakan pada tanggal 9 Muharam. Ini berdasarkan pada hadits Nabi berikut:

وعن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُما قال، قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم: ((لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata : ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan” (HR. Muslim).

Namun belum sampai di bulan Muharram tahun berikutnya, ternyata Rasulullah sudah meninggal dunia.

Adapun niat puasa sunah Tasu'a adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْم تَاسُعَاء سُنَّة لله تَعَالى

“Nawaitu sauma tasu’a sunnatal lillahita’ala”

Artinya: Saya niat puasa hari tasu’a, sunnah karena Allah ta’ala.  (TribunStyle.com/Rifan Aditya)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul 1 Muharram 1441 Hijriyah, Ini Hukum Doa Menyambut Tahun Baru Islam 2019 Menurut Ustaz
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Delta Lidina Putri

Editor: Amirullah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved