Berita Bener Meriah

KNKS Ingin Bener Meriah sebagai Daerah Unggulan Industri Halal, dan Keuangan Syariah Berbasis Kopi

Komite Nasional Keuangan syariah (KNKS), akan menjadikan Kabupaten Bener Meriah menjadi daerah unggulan industri halal, dan mempunyai kuangan yang..

KNKS Ingin Bener Meriah sebagai Daerah Unggulan Industri Halal, dan Keuangan Syariah Berbasis Kopi
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Seorang petani kopi warga Kampung Blanggele, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah sedang memetik kopi, beberapa waktu lalu. 

 
KNKS Ingin Jadikan Bener Meriah sebagai Daerah Unggulan Industri Halal, dan Keuangan Syariah Berbasis Kopi 

Laporan Muslim Arsani | Bener Meriah

SERAMBINEWS. COM, REDELONG - Komite Nasional Keuangan syariah (KNKS), akan menjadikan Kabupaten Bener Meriah menjadi daerah unggulan industri halal, dan mempunyai kuangan yang berbasis kopi.

Hal tersebut disampaikan Direktur KNKS, Ahmad Jawaini, ketika menggelar pertemuan dengan Stakeholder Bener Meriah, diruang Opp Room, Setdakab setempat, Kamis (29/8/2019).

Untuk merealisasikan itu, kata Juwaini, mempunyai tantangan besar karena dominan gaya hidup masyarakat di Bener Meriah cenderung  konsumtif. Alhasil, penghasilan besar dari kopi tidak cukup  untuk memberikan tingkat tarap hidup yang memadai.

"Kemudian kami melihat rendahnya inovasi dalam pengelolaan industri kopi, masyarakat cenderung melihat, memandang pertanian kopi yang masih tradisional seperti masa lalu, bahkan cukup puas dengan menjual kopi merah (gelondong)," ujarnya.

Asrama Mahasiswa Woyla Aceh Barat Terbakar, Penyebab belum Terungkap

Mantan Wakil Bupati Bener Meriah, Rusli M Saleh Berpulang

Dyah Erti Idawati, Pentingnya Konsumsi Ikan Sejak Dini

Sehingga KNKS yang berada di bawah Bappenas tersebut, berencana akan menjadikan Kabupaten itu mempunyai keuangan yang berbasis kopi, dan menjadikan daerah unggulan industri halal. Namun, untuk mekanisme, pihaknya akan membahas lebih dalam terkait kajian kajian apa saja yang akan dibahas.

“Kami mengusulkan dibentuk perusahaan daerah untuk pengelolaan kopi, kami merekomendasikan dibentuknya Perusda (Perushaan Daerah) yang menangani sektor kopi dan kami berharap semua kopi yang keluar dari Bener Meriah melalui perusahaan daerah, saham selain dimiliki oleh daerah juga dimiliki oleh petani kopi itu sendiri," katanya

Dilanjutkan Ahmad Juwaini, ada dampak inplementasi ekonomi syariah dalam bisinis kopi seperti yang KNKS usulkan ini, pertama PAD akan meningkat, kemudian meningkatkan kesejahteraan untuk menekan angka kemiskinan, adanua peningkatan pemahaman masyarakat terhadap praktek keuangan Syariah.

"Dan yang terakhir adalah penguatan berbagai sektor industri halal yang berbasis pada industrialisasi kopi, jadi kata kuncinya adalah industrialisasi kopi bukan pabrik kopi," tandas Ahmad Juwaini.

“Akhirnya kita menjadikan Kabupaten Bener Meriah sebagai daerah unggulan industri halal dan keuangan syariah berbasis kopi di dunia," timpalnya.(*) 
 

Setelah Ditampar, Kadisdik Aceh Sulit Dihubungi, Tak Hadir di Penutupan Atletik O2SN di Lhong Raya

Ilham Akbar Habibie, ISMI Siap Ambil Bagian di Kawasan Industri Surin

Bupati Akmal Ibrahim Bentangkan karpet Merah kepada Ikatan Saudagar Muslim Indonesia

 
 

Penulis: Muslim Arsani
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved