Jurnalisme Warga

Melawat ke Taman Wisata Iman Sidikalang

KEPULAUAN Indonesia memiliki kekayaan alam yang beragam. Dari Sabang sampai Merauke tersebar pulau-pulau besar dan kecil yang berada

Melawat ke Taman Wisata Iman Sidikalang
IST
KHAIRUDDIN, S.HI., M.Ag., Koordinator Warung Penulis Chapter Aceh Singkil, aktivis lembaga Keluarga Sakinah Mawaddah dan Rahmah (K-Samara), melaporkan dari Dairi, Sidikalang, Sumatera Utara

OLEH KHAIRUDDIN, S.HI., M.Ag., Koordinator Warung Penulis Chapter Aceh Singkil, aktivis lembaga Keluarga Saki nah Mawaddah dan Rahmah (K-Samara), melaporkan dari Dairi, Sidikalang, Sumatera Utara

KEPULAUAN Indonesia memiliki kekayaan alam yang beragam. Dari Sabang sampai Merauke tersebar pulau-pulau besar dan kecil yang berada dalam teritorial wilayah kesatuan Republik Indonesia. Tiap pulau memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing yang menggambarkan betapa kayanya peradaban di negeri ini.

Di setiap kepulauan terdapat etnis suku bangsa yang mewakili setiap peradaban masingmasing pulau. Terdapat ciri khas yang melambangkan aneka warna budaya dan bahasa dalam negeri yang dipersatukan dalam kenegaraan Indonesia. Keragaman  ini memancarkan keindahan seni, baik budaya maupun alam yang bisa dinikmati oleh mata dan seluruh indra.

Setiap insan yang dilahirkan, memiliki ketertarikan sendiri untuk menikmati liburan apa yang ia sukai. Ada yang mancing, ada juga traveling ke gunung, danau, maupun ke pantai. Namun, tidak sedikit pula yang suka berwisata  dengan menghabiskan waktu di museum, objek bersejarah, dan wisata religi.

Di sebuah kawasan di Sumatera Utara (Sumut) terdapat tempat wisata yang sangat cocok bagi kalangan anakanak, remaja, dan dewasa.  Destinasi wisata itu bernama “Taman Wisata Iman (TWI)”. Taman ini dibangun oleh Dr Master Parulian Tumanggor (bupati kala itu ) pada tahun 2001.Di dalam lokasi ini terdapat objek  wisata rohani dan fasilitas ibadah lima agama di Indonesia.

Gagasan itu diwujudkan melalui musyawarah bersama seluruh tokoh agama dan masyarakat di Kabupaten Dairi, Sidikalang, untuk membahas realisasi dari rencana tersebut. Hasil dari musyawarah itu disepakati penetapan lokasi pembangunan Taman Wisata Iman (TWI) di daerah perbukitan Sitinjo.

Adapun pertimbangan sehingga TWI dibangun di lokasi tersebut karena mengingat lokasi tersebut ditutupi oleh  hutan pinus dan dinilai sangat bagus dan cocok untuk tempat wisata rohani.  Pada 20 Agustus 2005 Menteri Agama RI saat itu Prof Dr Said Agil Al-Munawar melakukan  peletakan batu pertama TWI disaksikan oleh Dr Master Parulian Tumanggor.

Taman ini merupakan salah satu tempat wisata religius, berada di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sidikalang, Sumatera Utara. TWI terletak  sekitar 10 kilometer atau 30 menit dari ibu kota Kabupaten Dairi, Sidikalang, dan sekitar 154 kilometer atau enam jam dari Medan. Taman wisata ini memiliki panaroma yang sangat indah, dan udaranya juga sangat sejuk dan menyegarkan.

Hal semacam ini lah membuat para wisatawan merindukan tempat ini dan sulit untuk melupakannya. Tidak ada  sedikit pun penyesalan bagi yang berkunjung ke taman ini. Taman ini memiliki wisata rohani dan fasilitas ibadah lima agama di Indonesia.

Namun, tulisan kali ini membahas wisata rohani yang berkaitan dengan agama Islam saja. Di dekat TWI ini banyak orang menawarkan jasa foto sebagai kenangan yang bisa kita pajang di rumah agar tak  cepat pupus oleh waktu.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved