Berita Pidie Jaya

Jembatan Tanjong Krueng–Ie Leubeue Dibiarkan tak Berlantai

Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Tanjong Krueng dengan Gampong Ie Leuebeu Kecamatan Kembangtanjong, Pidie, sungguh memperihatinkan.

SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Tanjong Krueng dengan Gampong Ie Leuebeu Kecamatan Kembangtanjong, Pidie, sungguh memprihatinkan. 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Tanjong Krueng dengan Gampong Ie Leuebeu Kecamatan Kembangtanjong, Pidie, sungguh memprihatinkan.

Kendati sulit dilintasi karena berlubang (lantainya hanya sebagian) dan sudah berlangsung lebih dua tahun, namun pemkab setempat terkesan tutup mata.

Padahal, jembatan tersebut tidak pernah sepi setiap hari terutama anak-anak baik ke sekolah maupun mengaji.

Bahkan, setiap pekan warga menggunakan jembatan dimaksud menuju ke masjid.

“Nyoue keuh lageu nyoue tutue kamou disinoue. Hanjeuet meutajak pih. Peue lom aneuk miet jak beuet dan jak sikula tiep uroeu (beginilah jembatan kami di sini. Tidak bisa kita lintasi, apalagi anak-anak ke sekolah dan mengaji-----red),” kata salah seorang ibu rumah tangga Gampong Ie Leubeu kepada Serambinews.com, Sabtu (31/8/2019) dengan nada kesal.

Baca: Danrindam IM Tutup Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri di Tiro Pidie

Baca: Peringatan 1 Muharram di MRB Banda Aceh, Warga Mulai Berdatangan, Ustaz Das’ad Ceramah Bakda Isya

Baca: 64 Perusuh Ditangkap, 28 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka, Polda Papua Masih Kejar Pelaku Lain

Keluhan serupa juga disampaikan dua warga Tanjong Krueng.

Disebutkan bahwa, kondisi demikian sudah lberlangsung ebih dua tahun.

Tapi belum ada perhatian pemerintah.

Bahkan, sekitar dua bulan sebelumnya kondisi lebih parah lagi.

Lantainya hanya sedikit sehingga amat sulit dilintasi.

Kalau kendaraan roda dua atau sepeda motor, itu sama sekali tidak bisa lewat.

Menyusul  pulangnya sejumlah pemuda dari rantau, lalu mereka berinisiatif membeli papan kemudian memasang lantai kiri dan kanan badan jembatan untuk memudahkan warga yang lewat.

Ditambahkan, pemerintah sepertinya tidak peduli sama sekali terhadap jembatan dimaksud.

Padahal, tak jarang pelintas terperosok bahkan ada yang terjun bebas ke sungai, papar salah seorang warga yang namanya minta tak ditulis. (*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved