Breaking News:

Siap-siap, Selain Pidana Kurungan, Penjahat Satwa Bakal Dicambuk 100 Kali dan Denda 1.000 Gram Emas

Ketentuan tersebut tertuang dalam Rancangan Qanun Perlindungan Satwa Liar yang akan disahkan DPRA pada akhir September 2019 ini

SERAMBINEWS.COM/YOCERIZAL
Suasana menjelang RDPU Rancangan Qanun Perlindungan Satwa Liar Aceh, Jumat (30/8/2019) malam 

melanggar aturan lokal/kearifan lokal terkait habitat dan atau satwa liar.

Baca: Abdya Ambil Bagian 8 Cabang MTQ Ke-34 Aceh, 46 Peserta Ikut Pembinaan dan Pematangan

Sanksi atas larangan-larangan itu selanjutnya disebutkan pada pasal 39 Bab XIII tentang Ketentuan Pidana.

Ayat 2 pasal tersebut berbunyi, bagi yang melakukan pelanggaran, diancam dengan ‘uqubat ta’zir cambuk paling banyak 60 kali atau denda paling banyak 600 gram emas murni.

Sanksi yang sama juga berlaku terhadap pejabat berwenang yang dengan sengaja melakukan pembiaran terhadap larangan-larang dimaksud.

Ayat 4 pasal 39 menyebutkan, uqubat ta’zir cambuk terhadap pejabat paling banyak seratus kali atau denda paling banyak 1.000 gram emas murni.

Untuk menjaring saran dan masukan masyarakat terkait aturan tersebut, Komisi II DPRA pada Jumat (30/8/2019) malam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).

Baca: Ratusan Santri TPA, TPQ dan Dayah Peusangan Bireuen Pawai Takruf

Ketua Komisi II DPRA, Nurzahri, dalam sambutannya menyampaikan, hukuman cambuk ini merupakan hukuman tambahan, selain hukuman kurungan yang berlaku secara nasional.

"Penambahan hukuman khusus ini sesuai dengan semangat penerapan syariat Islam di Aceh," ucapnya.

Peserta yang datang dalam RDPU malam itu cukup banyak, mulai dari jajaran SKPA, Kodam IM, Polda, Kejati, LSM, mahasiswa, komunitas, hingga anggota DPRA terpilih.

Nurzahri mengatakan, usai pelaksanaan RDPU, pihaknya akan melanjutkan dengan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dijadwalkan dalam waktu dekat.

Halaman
123
Penulis: Yocerizal
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved