Diklat Pemuda

Diklat Aceh Petroleum Institut bersama Petroschool Idi Latih 20 Pemuda Hadapi Eksploitasi Migas

Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja lokal yang bisa bekerja di sektor pertambangan minyak bumi dan gas....

Diklat Aceh Petroleum Institut bersama Petroschool Idi Latih 20 Pemuda Hadapi Eksploitasi Migas
SERAMBINEWS.COM/Dokumen Edy Mirza.
Dua lembaga Minyak dan Gas Aceh, Diklat Aceh Petroleum Institut bersama Petroschool Idi melatih 20 pemuda Kabupaten Pidie Jaya (Pijay). 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Dua lembaga Minyak dan Gas Aceh, Diklat Aceh Petroleum Institut bersama Petroschool Idi melatih 20 pemuda Kabupaten Pidie Jaya (Pijay).

Ini dilakukan menjelang tahapan eksploitasi Migas di perairan lepas pantai dalam zona kabupaten setempat

Seluruh peserta wajib menjalani Trainer Minyak dan Gas (Migas) selama empat hari yang dipusatkan di gedung Cot Trieng II Kantor Bupati Pijay.

Manajer Diklat Aceh Petroleum Institut kepada Serambinews.com, Senin (2/9/2019) mengatakan, dalam kegiatan yang berlangsung mulai 31 Agustus sampai 3 September itu dilakukan oleh pihak Diklat Aceh Petroleum Institut bersama Petroschool Idi, Kabupaten Aceh Timur.

Baca: Peserta Bimtek Kewenangan Qanun Kampung Aceh Singkil Belajar di Objek Wisata Danau Bungara

Baca: Minyak Sering Tumpah Picu Kecelakaan di Aceh Tamiang, Polisi Ingatkan Perusahaan dan Sopir CPO

Baca: Mahasiswa Baru Fakultas Hukum Unimal Galang Dana untuk Janda Miskin

Umumnya peserta trainer ini dari kalangan pemuda lukusan strata satu (S1).

"Dalam trainer ini sebelumnya mereka menjalani training selama tiga hari dan sisanya menjalni ujian dan assesment guna mempersiapkan tenaga kerja lokal perminyakan, "ujarnya.

Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja lokal yang bisa bekerja di sektor pertambangan minyak bumi dan gas. Maka, persiapan tenaga kerja lokal menjadi fokus utama lembaga Aceh Petroleum Institut.

"Peserta diwajibkan harus mampu memahami dasar atau prinsip keselamatan kerja dalam sebuah perusahaan,"jelasnya.

Sementara itu, Asisten III Setdakab Pija, Said Abdullah SH MKM kepada Serambinews.com, Senin (2/9/2019) mengatakan, sebagai daerah yang memiliki potensi Migas sebagaimana hasil eksplorasi pihak negara asing baik Spayol maupun Timur Tengah di lepas pantai dalam satu tahun terakhir maka dipredikdisi adanya perusahan Migas yang melakukan eksploitasi di Pijay.

"Kami yakin dengan adanya eksploitasi Migas di Pijay maka dengan sendirinya dapat menyerap tenaga kerja loka," ujarnya.(*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved