Ketua Dewan Sambut Pendemo
Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta di Bireuen melakukan demo ke gedung DPRK setempat
BIREUEN - Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta di Bireuen melakukan demo ke gedung DPRK setempat, Senin (2/9). Aksi tersebut dilakukan mahasiswa seusai pengambilan sumpah 40 anggota DPRK Bireuen.
Pantauan Serambi, ratusan pendemo itu disambut oleh Ketua DPRK Bireuen Sementara, Rusyidi Mukhtar alias Ceulangik di depan pintu gerbang. Politisi Partai Aceh ini turut didampingi beberapa anggota dewan yang baru selesai diambil sumpahnya. Diantaranya Yufaidir Mustafa dan Zulkarnaini dari Partai Aceh. Kemudian, Juniadi dan Syauki Futaqi dari Partai Golkar, serta beberapa anggota dewan lainnya.
Rusyidi dan anggota dewan lainnya itu menyambut baik para demonstran yang dijaga ketat aparat keamanan. Mereka juga ikut menandatangani perjanjian nota kesepahaman tentang kinerja anggota dewan lima tahun ke depan yang sudah disediakan oleh para mahasiswa.
Ketua DPRK Bireuen Sementara, Rusyidi di depan ratusan pendemo secara tegas menyatakan, dia berjanji akan menampung aspirasi dari mahasiswa. Di mana, semua masalah yang menjadi tuntutan mahasiswa akan segera direspon. “Kami berjanji menampung aspirasi dari mahasiswa dan segera menindaklanjutinya,” tegasnya.
Sebelumnya, mahasiswa berkumpul di Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen. Selanjutnya, mereka berjalan kaki ke kantor DPRK sejauh sekitar 700 meter. Mereka tiba dikantor dewan tersebut sekitar pukul 01.00 WIB.
Mahasiswa dikawal ketat aparat keamanan TNI dan Polri yang berseragam, dan bersenjata lengkap. Pasukan anti huru hara dari Polres Bireuen juga ikut diturunkan mengamankan pendemo.
Sementara sejumlah anggota TNI dan Polri yang berpakaian preman juga ikut mematau aksi mereka. Mahasiswa juga membawa alat pengeras suara dengan menggunakan mobil pikap. Mereka juga menggelar aksi teaterikal di depan pintu gerbang dewan.
Secara bergantian, mahasiswa melakukan orasi di jalan dan di depan kantor DPRK setempat. Aksi demo itu mereka namakan sebagai gerakan aksi 2 September. Demo berakhir sekitar pukul 13.30 WIB, dan mahasiswa membubarkan diri dan kembali berjalan ke Masjid Agung.(c38)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/berbagai-perguruan-tinggi-swasta-di-bireuen.jpg)