Berita Gayo Lues

Pemkab Gayo Lues Karantinakan 1000 Hafiz, Ini Salah Satu Tujuannya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues (Galus) melakukan karantina pelatihan untuk calon 1000 hafiz dan hafizah di kabupaten tersebut...

Pemkab Gayo Lues Karantinakan 1000 Hafiz, Ini Salah Satu Tujuannya
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Pemkab Gayo Lues karantinakan┬ácalon 1000 hafiz dan hafizah di Gayo Lues. Pembukaan karantina dilaksanakan di Masjid Agung As-Shalihin, Kota Blangkejeren yang dibuka oleh Wakil Bupati, Said Sani, Selasa (3/9/2019). 

Pemkab Karantinakan 1000 Hafiz Di Galus, Ini  Salah Satu Tujuanya

Laporan: Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues (Galus) melakukan karantina pelatihan untuk calon 1000 hafiz dan hafizah di kabupaten tersebut, kegiatan pembukaan karantina   itu dipusatkan di Masjid Agung As-Shalihin Blangkejeren yang dibuka oleh Wakil Bupati Galus Said San, Selasa (3/9/2019).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, karantina calon 1000 hafiz tersebut dilakukan selama 90 hari atau terhitung sejak dari tanggal 3 September hingga 1 Desember mendatang yang diberlangsung dimasing-masing pondok pesantren yang tersebar dibeberapa kecamatan di kabupaten Galus itu.

Kepala Dinas Syariat Islam (SI) Galus, Husin M SAg, kepada Serambinews.com, Selasa (3/9) mengatakan, kegiatan karantina untuk  1000 hafiz tersebut dilakukan bertujuan untuk memotivasi para calon hafiz lainnya, disamping itu agar para calon hafiz tersebut  terbiasa untuk memondok dan memudahkan melakukan hafalannya (hafiz) untuk selanjutnya, bahkan selama dilakukan karantina selama 90 hari tersebut akan melibatkan pengawasan dari Pemkab Gayo Lues secara rutin.

BREAKING NEWS - Maling Ban Curi Lima Mobil Dinas PMI Aceh Barat

Tari Guel dan Didong Kopi di Taman Nol Kilometer Yogya

Pangdam IM Pimpin Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Glee Taron, Aceh Besar

"Calon 1000 hafiz yang dikarantinakan tersebut khususnya untuk santri yang sedang memondok di pesantren yang berada dibeberapa kecamatan di kabupaten Galus tersebut, bahkan dari 11 kecamatan hanya dua kecamatan yang tidak ada santrinya yang memondok di pesantren itu yakni dari kecamatan Pining dan Dabung Gelang,"sebutnya.

Kadis SI berharap, melalui karantina 1000 hafiz tersebut agar dapat dan bisa tercapai visi misi Bupati/Wabup dengan cepat untuk melahirkan 1000 orang hafiz dan hafizah di kabupaten itu. Bahkan untuk 1000 hafiz yang dikarantinakan itu  merupakan santri yang memondok di pesantren yang ada di sekitaran kabupaten Galus.

"Sebenarnya saat ini putra putri dari Kabupaten Galus untuk jumlah calon hafiz dan hafizah yang sedang memondok di pesantren atau lembaga lainnya baik yang ada di kabupaten maupun diluar daerah itu  sudah lebih dari 1000 orang calon hafiz, namun Pemkab terus berupaya untuk menciptakan dan melahirkan ribuan hafiz di kabupaten itu,"sebutnya.(*)

Sufi, Korban Puting Beliung Sungaimas Aceh Barat yang Masih Mengungsi

Sore ini, Kapal Tol Laut Layari Meulaboh ke Sinabang

Dipukuli, Dilempari Hingga Pecah Kaca Bus di Banten, Begini Kronologis Kejadian Menurut Persiraja

Penulis: Rasidan
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved