Breaking News:

Presiden Berhentikan Sementara Irwandi

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) resmi memberhentikan sementara Irwandi Yusuf dari jabatan Gubernur Aceh periode 2017-2022

Presiden Berhentikan Sementara Irwandi
AMRIZAL J PRANG, Karo Hukum Setda Aceh

BANDA ACEH - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) resmi memberhentikan sementara Irwandi Yusuf dari jabatan Gubernur Aceh periode 2017-2022. Pemberhentian ini karena Irwandi sedang menghadapi proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018.

Keputusan itu disampaikan melalui surat Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 70/P tahun 2019 tentang pemberhentian sementara Gubernur Aceh masa jabatan tahun 2017-2022. Keppres tersebut ditandatangani oleh Presiden RI Jokowi pada 26 Juli 2019, sementara kopian Keppres itu diperoleh Serambi pada Senin (2/9).

"Memberhentikan sementara H Irwandi Yusuf MSc sebagai Gubernur Aceh masa jabatan tahun 2017-2022 sampai dengan adanya putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap," bunyi salah satu Keppres.

Pada poin selanjutnya disebutkan, selama Irwandi diberhentikan sementara sebagai Gubernur Aceh, maka Ir Nova Iriansyah MT, Wakil Gubernur Aceh, melaksanakan tugas dan kewenangan selaku Pelaksana Tugas Gubernur Aceh. "Pelaksanaan lebih lanjut Keputusan Presiden ini dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri. Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan," demikian bunyi Keppres.

Dengan keluarnya surat Keppres tersebut, maka Irwandi Yusuf bukan lagi Gubernur nonaktif Aceh. Selama ini, Irwandi hanya dinonaktifkan dari jabatannya sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus DOKA.

Karo Hukum Setda Aceh, Amrizal J Prang yang dihubungi Serambi mengatakan, dengan pemberhentian sementara tersebut, Irwandi Yusuf tidak lagi mendapatkan hak protokoler sebagaimana diatur dalam Pasal 75 ayat (3) UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah.

Sementara hak keuangan berupa gaji pokok, tunjangan anak, dan tunjangan istri masih berlaku. "Kalau gaji pokok, tunjangan anak, dan tunjangan istri masih diterima," katanya.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved