Berita Pidie

Polisi Mediasi Kasus Beko Ditahan di Tangse, Warga Minta Ganti Rugi Rp 100 Juta

belakangan beko tersebut melakukan aktivitas penambangan emas ilegal sehingga warga mengkhawatirkan air sungai akan kotor dan tercemar

Polisi Mediasi Kasus Beko Ditahan di Tangse, Warga Minta Ganti Rugi Rp 100 Juta
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Polres Pidie melakukan mediasi terhadap kasus beko yang ditahan Warga Dusun Alue Lhok, Gampong Krueng Meriam, Kecamatan Tangse.

Data polisi bahwa aktivitas awal beko tersebut membuka jalan untuk akses perkebunan.

Namun, belakangan beko tersebut melakukan aktivitas penambangan emas ilegal sehingga warga mengkhawatirkan air sungai akan kotor dan tercemar.

"Warga Dusun Alu Lhok menurunkan beko yang melakukan penambangan emas ilegal.

Baca: Warga Dusun Alue Lhok Tangse Pidie Amankan Beko, Ini Alasannya

Kini beko itu masih diamankan di areal masjid dusun setempat," kata Kapolres Pidie, AKBP Andy NS Siregar SIK, kepada Serambinews.com, Kamis (5/9/2019).

Andy menyebutkan, warga tidak terima beko itu beroperasi melakukan penambangan emas ilegal di kawasan pegunungan Dusun Alue Lhok, Gampong Krueng Meriam.

Air dari lokasi tambang logam mulia itu akan memenuhi aliran sungai menuju Dusun Alue Lhok.

"Satu bulan lalu masalah beko pernah terjadi antara warga Gampong Meriam dengan Dusun Alue Lhok, tapi berhasil diselesaikan Muspika Tangse," ujarnya.

Baca: Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Pesisir Aceh Utara, Ini Jumah Rumah yang Rusak

Dikatakan, aktivitas yang sama terjadi lagi pada, Minggu (1/9/2019), Aiyub (52) warga Gampong Krueng Meriam menaikkan beko untuk melakukan aktivitas tambang emas ilegal.

Sehingga, Rabu (4/9/2019), warga Dusun Aluen Lhok datang beramai-ramai menurunkan beko tersebut.

Polisi akhirnya memediasi warga dengan pemilik beko.

"Warga minta Rp 100 juta untuk ganti rugi menurunkan beko. Pihak pemilik beko menyediakan dana Rp 50 juta, yang akan diserahkan Kamis (5/92019) warga. Kita berharap warga bisa menerimanya," pungkas Kapolres Pidie. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved