Salam

Utamakan Keselamatan di Jalan Raya  

Remaja berusia sampai 16 tahun dan pemuda berumur sampai 21 tahun mendominasi pelanggaran lalu lintas (lalin) dalam delapan

Utamakan Keselamatan di Jalan Raya   
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Anggota Satlantas Polres Bireuen memeriksa surat kendaraan pengendara sepeda motor yang terjaring razia Operasi Patuh Rencong, di Bireuen, Kamis (5/9/2019).  

Remaja berusia sampai 16 tahun dan pemuda berumur sampai 21 tahun mendominasi pelanggaran lalu lintas (lalin) dalam delapan hari  Operasi Patuh Rencong 2019 di Aceh Timur.

Selain itu, sepuluh anggota Polres Aceh Timur yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan juga ditilang dengan mendapat teguran simpati dari petugas yang melaksanakan razia Operasi Patuh Rencong.

Sebagaimana diberitakan Serambi Indonesia, Jumat kemarin, para pelanggar lalin di kalangan remaja dan pemuda itu, seperti dikatakan Kapolres Aceh Besar, AKBP Wahyu Kuncoro, umumnya tidak melengkapi surat dan perlengkapan kendaraan. Misalnya, tidak pakai spion, knalpot blong, dan tidak pakai helm.

Khusus knalpot blong banyak yang disita petugas karena banyak warga yang mengeluh terganggu kekhusyukan ibadah dan waktu istirahatnya lantaran suara yang melengking dari kendaraan yang knalpotnya blong.

Dalam sepekan terakhir sudah 154 pelanggar lalin yang ditindak. Termasuk sepuluh aparat polres. Fakta yang terungkap di Aceh Timur ini tidak berlebihan jika kita katakan mewakili kondisi umum di berbagai polres dan wilayah hukum di Aceh.

Tingkat kepatuhan warga Aceh berlalu lintas hingga kini belum begitu menggembirakan. Padahal, Undang-Undang Lalu Lintas dan Jalan Raya sudah disahkan sejak tahun 1992. Merujuk pada lamanya sudah berlaku undang-undang tersebut sedianya tidak banyak lagi pengguna lalu lintas yang melakukan pelanggaran.

Apalagi bila dikaitkan dengan syariat yang berlaku di Aceh, mestinya tak ada orang yang melakukan pelanggaran yang menyebabkan timbulnya kerugian pada ketertiban umum atau kerugian pada orang lain dan diri sendiri.

Kita harapkan, semua pihak merespons Operasi Patuh Rencong tahun ini berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas.

Kita targetkan bersama agar di Aceh tak ada lagi yang bersengaja melanggar lalu lintas dan menyebabkan kerugian pada publik gara-gara bersikap ugal-ugalan di jalanan dan tak menghargai keselamatan dan nyawa orang lain. Termasuk tak menghargai nyawa sendiri saat berkendara atau berlalu lintas.  Jadilah pelopor ketertiban dan kesalamatan di jalan raya.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved