9 Perusahaan Tekstil Lokal Gulung Tikar, Akibat Banjir Produk Impor, Begini Nasib Ribuan Pekerja

dalam kesempatan sebelumnya API Jawa Barat sempat menyampaikan bahwa industri TPT telah merumahkan total 36.000 karyawan sejak tahun 2018

9 Perusahaan Tekstil Lokal Gulung Tikar, Akibat Banjir Produk Impor, Begini Nasib Ribuan Pekerja
Antara Foto/Yulius Satria Wijaya
ILUSTRASI. Pekerja pabrik garmen 

SERAMBINEWS.COM - Banjir impor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) menyebabkan industri tekstil dalam negeri menjadi lesu.

TPT lokal tidak bisa terserap pasar dalam negeri karena tidak memiliki daya saing jika disandingkan dengan produk-produk impor.

Akibatnya, beberapa perusahaan tekstil gulung tikar akibat tidak bisa berproduksi lagi.  

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat Usman mengatakan, setidaknya ada sembilan perusahaan yang gulung tikar akibat tidak mampu bersaing dengan produk impor.

Baca: Kapolres dan Kadis ke Lokasi Jalan Diblokir di Aceh Barat Hingga Dibuka Lagi, Namun Ada Perjanjian

"Lebih banyak di sektor menengah atau antara, seperti di pemintalan ada satu, banyaknya pertenunan dan rajut," kata Ade dalam acara  Textiles Media Gathering di Menara Kadin, Senin (9/9/2019).

Adapun pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan sebanyak 2.000 orang. 

Sementara itu, dalam kesempatan sebelumnya API Jawa Barat sempat menyampaikan bahwa industri TPT telah merumahkan total  36.000 karyawan sejak tahun 2018. 

Baca: Selama 5 Tahun ke Depan, Anggota DPRK Aceh Tamiang Ini Sumbang Seluruh Gajinya Kepada Fakir Miskin

Rendahnya daya saing industri TPT dalam negeri salah satunya disebabkan oleh panjangnya lead time industri tekstil dan produk tekstil.

Diakui oleh CEO Busana Apparel Group Marimutu Maniwanen, lead time industri tekstil Indonesia adalah 120 hari.

Sementara, lead time produk fast fashion hanya kurang lebih 60 hari saja. 

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved