Ikan Aceh Dihadang Masuk Sumut

Puluhan Truk Ikan dari Aceh Dicegat Masuk ke Tapanuli Tengah, Sopir Bertahan di Pinggir Jalan

Kalau tidak direspon cepat, dikhawatirkan akan meluas serta berdampak ke hal yang lebih besar dan ke wilayah lainnya

Puluhan Truk Ikan dari Aceh Dicegat Masuk ke Tapanuli Tengah, Sopir Bertahan di Pinggir Jalan
FOR SERAMBINEWS.COM
Sejumlah sopir truk pembawa ikan dari Aceh duduk dan bertahan di Desa Andam, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, setelah truk yang membawa ikan itu dilarang masuk ke Tapanuli Tengah, Minggu (8/9/2019). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Puluhan truk pengangkut ikan dari Aceh dicegat masuk ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, tepatnya di beberapa titik di Desa Andam, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Mereka dicegat petugas Dinas Perhubungan dan Satpol PP kabupaten setempat yang melaksanakan razia khusus menjaring truk ikan masuk ke sana, di sejumlah titik desa dalam Kabupaten Tapanuli Tengah tersebut, sejak Sabtu (7/9/2019) malam lalu.

Informasi itu pertama kali diungkapkan Sekretaris Asosiasi Pedagang Ikan Intersulair(ASPI) Aceh, HT Tarmizi kepada Serambinews.com, Senin (9/9/2019).

Menurutnya, terkait masalah tersebut harus disikapi cepat oleh Pemerintah Aceh untuk menghindari tindakan yang dinilai telah semena-mena diberlakukan di Tapanuli Tengah, tanpa ada dasar hukum dan aturan hukum yang jelas.

Baca: Pria Bunuh Istri dan Dua Anaknya Disidangkan di PN Lhoksukon, Begini Reaksinya Saat Dengar Dakwaan

Kalau tidak direspon cepat, dikhawatirkan akan meluas serta berdampak ke hal yang lebih besar dan ke wilayah lainnya.

“Kami berani katakan bahwa itu semena-mena, karena semua surat-surat mulai dari karantina serta berbagai surat lainnya lengkap.

Sehingga ketika diperiksa tidak ada yang kurang. Jadi, apa alasan mereka menghadang dan melarang truk-truk pembawa ikan dari Aceh masuk, sampai saat ini ngak jelas.

Baca: Bea Cukai Meulaboh Terima Pelimpahan Rokok Tangkapan Polres Simeulue, Ini Jumlahnya 

Bukan hanya kami, para sopir truk yang sebagian masih ada di lokasi juga tidak tahu apa alasan truk-truk khusus pembawa ikan dari Aceh dilarang masuk dan sampai saat ini belum ada penjelasan,” kata Tarmizi yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Kapal Ikan Aceh (APKIA). 

Dasar itulah, penghadangan masuknya truk-truk ikan dari Aceh yang akan membawa ikan ke Sibolga, Tapanuli Tengah, menurut Tarmizi, itu dianggap ilegal dan semena-mena.

Halaman
12
Penulis: Misran Asri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved