Menteri Keuangan Sri Mulyani Serahkan "Penghargaan Juara Kesatu" Kepada BPKS

Badan Pengusahaan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara Kesatu BMN Award 2019 Ketogori..

Menteri Keuangan Sri Mulyani Serahkan
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menyerahkan penghargaan BMN Award 2019 kepada BPKS yang diterima Kepala Biro Umum dan Humas BPKS Firman mewakili Plt Kepala BPKS, di Jakarta, Kamis (12/9/2019). 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Serahkan "Penghargaan Juara Kesatu" kepada BPKS

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS COM, JAKARTA - Badan Pengusahaan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara Kesatu BMN Award 2019 Ketogori Sertifikasi Barang Milik Negara dari Menteri Keuangan RI.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani, diterima oleh Kepala Biro Umum dan Humas BPKS Firman mewakili Plt Kepala BPKS, di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

BMN Award atau Barang Milik Negara Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada BPKS atas kinerja yang baik di bidang pengelolaan barang milik negara tahun 2018.

BPKS telah menerima penghargaan BMN Award tiga kali sejak 2015, 2017, dan 2019.

Dalam kesempatan yang sama BPKS juga menerima penghargaan atas opini WTP (wajar tanpa pengecualian) tahun 2018.

Wakil Kepala BPKS, Islamuddin ST seusai menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, mengatakan BPKS akan terus meningkatkan kinerjanya di masa mendatang.

Suami tak Pulang Setahun Lebih, Wanita Glumpang Tiga-Pidie Pasok Lajang ke Rumah

Menelusuri Jejak Para Raja Tuangku di Pulau Banyak-Singkil

18 Tahun Tragedi 9/11: AS Terus Mengulur Waktu untuk Mengadili Dalang Teror yang Sudah Tertangkap

"Penghargaan ini merupakan prestasi bagi seluruh staf dan karyawan BPKS serta seluruh rakyat Aceh," kata Islamuddin, yang menjabat Wakil Walikota Sabang periode 2007-2012.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sambutannya meminta barang milik negara (BMN) atau aset negara dikelola dengan mengikuti perkembangan zaman.

"Ingin saya tekankan karena saya sekarang sedang meminta kepada Ditjen Kekayaan Negara, agar seluruh space barang milik negara dioptimalkan penggunaannya. Di dalam konsep cara kerja baru di era teknologi digital sekarang semakin banyak tempat kerja yang menggunakan konsep cost sharing atau open space," ujarnya.

Namun dia memahami bahwa generasi tua akan kesulitan untuk beradaptasi dengan perkembangan tersebut. Maka diperlukan peran generasi milenial di lingkungan kementerian/lembaga.

" Tapi saya tahu di hampir semua K/L termasuk Kemenkeu sudah lebih dari 70% dari jajaran kami adalah kelompok milenial. Dan mereka jadi digital native, mereka itu lah yang bisa menerima konsep-konsep bekerja baru termasuk menggunakan BMN," jelasnya.(*)

Satpol PP/WH Kualasimpang Tertibkan Lapak Pedagang Liar, Sosialisasi tak Diindahkan

Puluhan Siswa SMKN Nibong ke Bireuen

Bea Cukai Lhokseumawe Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok dan 59 Ton Bawang Merah Ilegal

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved