Berita Aceh Tengah

PT Linge Mineral Resource Tetap Lanjutkan Sosialisasi Penambangan Emas di Aceh Tengah

PT Linge Mineral Resource (LMR) yang akan melakukan penambangan dan pengolahan bijih ems Dmp di lokasi proyek Abong, di sejumlah desa..

PT Linge Mineral Resource Tetap Lanjutkan Sosialisasi Penambangan Emas di Aceh Tengah
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Kuasa Direktur PT LMR, Ahmad Zulkarnain

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – PT Linge Mineral Resource (LMR) yang akan melakukan penambangan dan pengolahan bijih ems Dmp di lokasi proyek Abong, di sejumlah desa di Kecamatan Linge.

Karena itu, perusahaan itu akan tetap melanjutkan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan rencana aktifitas penambangan.  

Meskipun gelombang penolakan dari sejumlah kalangan masih terus terjadi, namun perusahaan tersebut, meyakini suatu saat nanti masyarakat akan menerima kehadiran perusahaan itu untuk melakukan penambangan.

“Gejolak penolakan tambang seperti ini, terjadi dimana-mana. Dan ini wajar, karena hampir semua perusahaan tambang mengalami hal seperti ini,” kata Kuasa Direktur PT LMR, Ahmad Zulkarnain kepada Serambinews.com, Kamis (12/9/2019) usai mengikuti rapat dengar pendapat soal tambang di DPRK Aceh Tengah.   

Disebutkan Ahmad Zulkarnain, kondisi ini, terjadi karena kurangnya informasi atau pemahaman masyarakat tentang kegiatan industri pertambangan.

“Memang kegiatan tambang ini, pertama tidak populer, serta berpotensi mengubah lingkungan dan ekosistem, sehingga wajar muncul ke khawatiran seperti ini,” sebutnya.

Tapi, lanjut Ahmad Zulkarnain, izin produksi atau izin operasi tambang bisa sampai ke tahap diterbitkan harus memenuhi beberapa syarat. Contohnya, harus melewati tahap studi kelayakan  hingga Amdal.

“Jadi dengan masih panjangnya proses itu, dan kalau nantinya izinnya, berarti tambang ini memang layak secara dukungan,” jelasnya.

Baca: Tidak Semua Warga Linge Menolak Tambang, Tapi Ada Syaratnya

Baca: Massa Bakar Keranda di Kantor Gubernur, Tolak Aktivitas Tambang di Linge

Baca: Sejarah Masuknya Islam ke Linge Gayo Diseminarkan di Takengon, Hadirkan Info Baru

Baca: Terkait Wacana Referendum, Mantan Panglima GAM Linge: Jangan Ada Lagi Air Mata Darah di Aceh

Ketika disinggung sikap PT LMR menanggapi gejolak penolakan yang masih terus dilakukan sejumlah pihak, Ahmad Zulkarnain menuturkan, bahwa pihaknya sembari melanjutkan studi, juga berupaya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Sosialisasi dan pemberian pemahaman, pasti akan kami lakukan. Bahkan kami optimis, sebelum izin produksi diberikan, masyarakat Gayo sudah bisa menerima,” ungkap Ahmad Zulkarnain.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT LMR pada 4 April 2019 lalu, menerbitkan pengumuman rencana usaha dan/atau kegiatan dalam rangka studi AMDAL.

Jenis rencana usaha, penambangan dan pengelohan bijih emas Dmp di area seluas 9.684 hektare di lokasi Proyek Abong, Desa Lumut, Desa Linge, Desa Owaq dan Desa Penarun, Kecamatan Linge, Aceh Tengah. (*)

Penulis: Mahyadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved