Wali Kota Ajak Warga Kokohkan Pertahanan  

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, meminta sumber daya manusia (SDM) kota untuk mengokohkan pertahanan

Wali Kota Ajak Warga Kokohkan Pertahanan   
IST
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menerima cendera mata dari Analis Madya Ditsumdahan, Kolonel ARH Eko Juni Kamtono, usai membuka acara Roadshow Kesiapan Sumber Daya Pertahanan, Kamis (12/9/2019,) di Aula lantai IV gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh. 

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, meminta sumber daya manusia (SDM) kota untuk mengokohkan pertahanan dari potensi ancaman keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal tersebut disampaikannya saat membuka roadshow Kesiapan Sumber Daya Pertahanan, di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Kamis (12/9).

Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI berkerja sama dengan Pemko Banda Aceh. Kegiatan itu diikuti seratusan peserta dari lapisan masyarakat, unsur organisasi dan komunitas se-Banda Aceh.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin bersama unsur Forkopimda Banda Aceh, Dirjen Pothan Kementerian Pertahanan RI diwakili Analis Madya Ditsumdahan, Kolonel ARH Eko Juni Kamtono, Tim Pakar Balitbang HAM Kemenkum HAM RI, DR DKS Nugraha, Kakanwil Kemhan Wilayah Aceh, Kolonel Laut Yayan Sugiana dan unsur dari Pengadilan Negeri, Mahkamah Syariah, dan sejumlah Kepala SKPK Kota Banda Aceh.

Pada kesempatan itu Aminullah menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada pihak Kemhan RI yang telah menggelar kegiatan iti di Banda Aceh. "Mudah-mudahan acara ini menambah ilmu pengetahuan dan memahami tentang berbagai potensi ancaman keamanan Negara dan kebijakan strategis pemerintah dalam menghadapi ancaman tersebut," kata Wali Kota.

Ditambahkan, roadshow ini juga merupakan upaya menjaga keutuhan wilayah dan persatuan seluruh rakyat di Indonesia. Dan melalui kegiatan ini juga diharapkan para peserta mengetahui bahwa setiap warga negara harus turut serta melakukan bela negara dalam rangka memperkuat pertahanan nasional.

"Karena membela negara merupakan hak dan kewajiban warga negara seperti yang diamanatkan pasal 27 dan 30 UUD 1945. Bela negara dapat diaktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga negara," ujarnya.

Pemerintah Kota Banda Aceh, sebutnya, melalui Badan Kesbangpol telah melaksanakan berbagai kegiatan-kegiatan sosialisasi dan forum dialog kebangsaan yang bertujuan untuk menumbuhkan karakter anak bangsa yang cinta tanah air untuk di implementasi dalam berbangsa dan bernegara. "Kami telah menggelar kegiatan dengan tujuan sebagai model dan contoh bagi keteladanan keberagaman dan kerukunan," ujarnya.

Ia menyebutkan, dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, Banda Aceh dinilai paling aman karena tidak pernah terjadi konflik sosial berbasis SARA. "Seperti yang kita lihat pada Pemilu serentak 2019 beberapa bulan yang lalu pun berjalan sukses tanpa ada gesekan."

Aminullah juga mengharapkan kepada Kemhan RI melalui kegiatan Roadshow ini, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Banda Aceh. "Baik itu melalui sektor pariwisata, Industri Pertahanan Transportasi Laut dan Memfasilitasi Kawasan yang dapat dijadikan sebagai cadangan Pertahanan Negara," tandasnya.(hba/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved