Berita Bireuen

Distan Bireuen Berhasil Kembangkan Ternak Bantuan Kementerian

Target pertama adalah banyaknya indukan dan akan dikembangkan lebih lanjut, namun kebijakan untuk menyerahkan kepada kelompok peternak sedang dibahas.

Distan Bireuen Berhasil Kembangkan Ternak Bantuan Kementerian
DOK DISTAN BIREUEN
Ternak bantuan di areal peternakan Rantau Panyang, Krueng Simpo, Juli, Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM - Sapi betina jenis brahman cross bantuan Direktorat Jenderal Peternakan, Kementerian Pertanian RI yang diterima 1 Januari 2019 lalu dikelola Dinas Pertanian Bireuen di areal peternakan Rantau Panyang, Juli Bireuen sudah beranak.

Plh Kadis Pertanian Bireuen, Ir Syahrul MM mengatakan, jumlah bantuan awal sapi impor Australia dari Kementerian Pertanian itu seluruhnya 95 ekor, 50 ekor di antaranya dipelihara di lahan peternakan Pemkab Bireuen di kawasan  Rantau Panyang, Krueng Simpo Juli, dari 50 ekor ada yang sudah lahir 15 ekor dan ada yang sedang bunting.

Kemudian 15 ekor lainnya di kelompok ternak Desa Matang Sagoe, Peusangan  sudah lahir dua jantan dan dua betina, selanjutnya di kelompok ternak Meunasah Asan, Simpang Mamplam Bireuen 15 ekor sudah lahir tiga ekor jantan dan satu ekor betina, 15 ekor lainnya pada kelompok ternak Geulanggang Labu, Peusangan Selatan  sampai sekarang belum yang lahir.

Setelah masa adaptasi yang memadai, petugas melakukan penyuntikan inseminasi buatan untuk 20 ekor lebih pada Februari sesuai dengan siklus perkawinan/birahi sapi betina dimaksud.

Hasilnya, saat ini sudah lahir 15 ekor anak sudah lahir di Rantau Panyang, 10 jantan dan lima betina dan akan lahir lagi, jumlahnya sudah bertambah dari 50 ekor menjadi 65 ekor, jumlah pertama 95 ekor sekarang sudah menjadi `108 ekor.

Kemungkinan dalam beberapa hari ke depan akan lahir lagi. Kemudian ada belasan ekor lainnya dikelola kelompok peternak di tempat lain dan informasinya juga sudah ada yang lahir.

Setelah lahir secara bertahap, anakan sapi akan dipisah dari kawanan induk dan ditempatkan di kandang tersendiri serta dirawat intensif.

“Ada 5 hektar lahan sudah dibersihkan lagi ditanami rumput gajah untuk pengembangan sapi bantuan tersebut,” ujarnya.

Target pertama adalah banyaknya indukan dan akan dikembangkan lebih lanjut, namun kebijakan untuk distribusi atau menyerahkan kepada kelompok peternak lain masih dalam pembahasan.

“Sementara dibiarkan dulu berkembang di areal pertenakan dan kelompok yang sudah mengelola, berikutnya kami akan bahas program lanjutannya,” kata Syahrul.(*)

Baca: BREAKING NEWS - Gudang Senjata Mako Brimob Semarang Terbakar Disertai Ledakan, Warga Panik

Baca: Mantan Juru Runding GAM Serukan Rekonsiliasi

Baca: Surat dari Sedan Putih Hebohkan PNA, Irwandi Pecat Wak Tar dan Falevi

Baca: Begini Reaksi Warga Setelah Mendengar Teriakan Karyawati Koperasi yang Dirampok Pria Berpistol

Baca: Kisah TKI Asal Aceh Tamiang, Tiga Bulan ke Negeri Jiran Pulang dalam Peti Jenazah

Baca: UPDATE Gudang Senjata Mako Brimob Terbakar dan Meledak, Mobil dan Truk Rusak Berat

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved