Kakao

Harga Kakao Kering, Ini Harga Sebelumnya

Harga biji cokelat (kakao) kering di kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues (Galus) dilaporkan naik dalam sebulan terakhir ini.

Harga Kakao Kering, Ini Harga Sebelumnya
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Salah satu kebun warga di desa Jeret Onom Putri Betung, Galus, Sabtu (14/9/2019). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Harga biji cokelat (kakao) kering di kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues (Galus) dilaporkan naik dalam sebulan terakhir ini.

Namun sejumlah petani kakao di kecamatan itu sudah beralih menjadi petani jagung dan pisang.

Kecamatan Putri Betung merupakan daerah penghasilan atau produksi kakao terbesar di Kabupaten itu, yang merupakan daerah kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Aceh Tenggara (Agara).

"Saat ini harga biji kakao kering bertahan pada harga Rp 22.000/kilogram dan naik dari harga sebelumnya Rp 19.000/kg, bahkan disaat harga anjlok beberapa waktu yang lalu, petani kakao juga banyak yang beralih menjadi petani pisang dan jagung," kata Maskur petani kakao di Putri Betung bersama sejumlah petani lainnya, kepada Serambinews.com, Sabtu (14/9/2019).

Petani kakao di Putri Betung itu mengaku,  harga biji kakao kering sebelumnya sempat anjlok dan merosot, bahkan disamping harganya anjlok tanaman itu juga sempat diserang hama penyakit yang disebut antrak.

Sehingga banyak petani kakao itu sudah beralih menjadi petani pisang dan jagung yang terkesan lebih menguntungkan dan harganya juga lebih mengiurkan.

Begitu juga diakui sejumlah agen penampung keliling asal Kutacane di Putri Betung itu menyebutkan, harga biji kakao kering saat ini ditampung dan diterima dari petani seharga Rp 22.000/kg.

Bahkan harga tersebut sudah naik dari harga sebelumnya yang sempat bertahan beberapa bulan dan hampir setahun berkisar di harga Rp 19.000/kg.

"Putri Betung merupakan salah satu daerah penghasilan kakao terbesar di kabupaten tetangga Galus itu selama ini bagi agen penampung keliling dari Kutacane tersebut, bahkan untuk mendapatkan stok atau barang dari masyarakat sangat mudah," sebutnya.(*)

Baca: Bupati Aceh Timur Utus Tim Jemput Jenazah Warganya yang Meninggal Dunia di Batam

Baca: Atasi Gangguan Listrik di Arena MTQ, PLN Siapkan Dua Genset Berkapasitas Besar

Baca: Desa Ini Raih Pendapatan hingga Rp 50 Miliar Per Tahun, Ini 9 Bisnis yang Dikelola

Penulis: Rasidan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved