Pelatihan Mentor

Balai Latihan Kerja Banda Aceh Bekali Mentor dan Koordinator Pemagangan

Ia menjelaskan pelatihan mentor dan koordinator tersebut merupakan gagasan Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk melatih soft skill bagi para peserta

Balai Latihan Kerja Banda Aceh Bekali Mentor dan Koordinator Pemagangan
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
eserta dari kabupaten/kota di Aceh mengikuti pelatihan Mentor dan Koordinator Pemagangan di Sulthan Hotel, Banda Aceh yang berlangsung dari 9 sampai 15 September 2019 tadi siang. 

Laporan Misran asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Balai Latihan Kerja (BLK) Banda Aceh, memberikan pelatihan mentor dan koordinator pemangangan yang diikuti puluhan peserta dari kabupaten/kota se-Aceh. Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 9 sampai 15 September 2019 itu, diadakan di Hotel Sulthan, Banda Aceh.

Pelatihan mentor dan koordinator pemagangan tersebut bertujuan mencetak dan melahirkan pelatih-pelatih yang handal, profesional, serta mampu bersaing di dunia kerja global menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Hal tersebut dikemukakan Kasubdit Tenaga Pelatihan Swasta Direktorat Bina Intala Kemenaker RI, Sofwan Setiawan ST MSi.

Baca: Harga TBS Sawit di Abdya Mulai Bersaing, Harga di Tingkat Petani Rp 850 sampai Rp 920 Per Kg

Baca: Ini Kecamatan di Aceh Utara yang belum Tuntas Cairkan Dana Desa Tahap Dua

Baca: Jalan Blangkejeren ke Pining Rusak Parah, Ini Lokasinya

Ia menerangkan program pelatihan soft kill untuk melatih para mentor dan koordinator pemagangan dari berbagai instruktur dan lembaga kerja di sejumlah perusahaan di Aceh, termasuk di Kota Banda Aceh itu, agar para mentor (pelatih) menjadi pembimbing sekaligus peserta magang dalam kegiatan tersebut.

"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan skil bagi para mentor atau pelatih yang berbasis kompetensi dengan sistem metodologi dan sesuai profesi serta kemampuannya masing-masing," kata Sofwan Setiawan.

Ia menjelaskan pelatihan mentor dan koordinator tersebut merupakan gagasan Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk melatih soft skill bagi para peserta pelatihan dari berbagai lingkup perusahaan dan lembaga pelatihan kerja yang ada di Kota Banda Aceh dan Aceh pada umumnya.

"Pelatihan ini juga sebagai penguatan bagi mentor dan koordinator pemangangan, sehingga melahirkan pelatih yang betul-betul handal, profesional, serta berbasis kompetensi yang betul-betul siap berkompetisi sesuai dengan profesinya masing-masing," ujarnya.

Pasalnya, lanjutnya menghadapi MEA dan pasar bebas, persaingan dunia kerja semakin kompetitif, sehingga sektor tenaga kerja, terutama yang memiliki keahlian khusus dituntut untuk terus mempersiapkan diri memiliki skil yang mantap serta mampuni dan profesional di dalam dunia kerja.

Sementara itu Kepala BLK Banda Aceh, Teguh Sulistiyono ST MSi, mengatakan anggota pemagangan dapat menimba ilmu yang selama ini mungkin hanya didapat dari lembaga pelatihan.

"Pelatihan ini berkaitan dengan mengasah kemampuan dan mempertajam tingkat keterampilannya di bidang industri. Kalau hal-hal itu sudah ada pada setiap tenaga kerja kita, maka otomatis peserta pemangangan bisa langsung direkrut oleh perusahaan," ungkapnya.

Pelatihan tersebut juga dimaksudkan sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam menekan angka penggangguran di Indonesia, khususnya di Aceh, lanjutnya.

Karena itu harapannya, diperlukan sinergitas antara dunia industri dan lembaga pelatihan dalam mengembangkan SDM yang handal, profesional dan menguasai bidangnya masing-masing, ungkap Teguh Sulistiyono.

Pada pembukaan pelatihan itu sebelumnya dihadiri Kadisnakermobduk yang diwakili Kabid. Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Aswar, SHut MP dan jajarannya, penasehat khusus Gubernur Bidang Ketenagakerjaan, dan perwakilan Kadin Aceh.(*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved