Berita Bireuen

Remaja Bireuen Meninggal Akibat Tenggelam di Sungai, Diduga Tak Bisa Berenang

"Sehingga korban tenggelam dan pada saat dibantu untuk diselamatkan saksi atau temannya, juga sempat hampir tengelam,"

Remaja Bireuen Meninggal Akibat Tenggelam di Sungai, Diduga Tak Bisa Berenang
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Warga bersama Kapolsek Juli, Iptu Suafaruddin dan anggotanya beserta tim Basarnas Bireuen, mengangkat jenazah Muhammad Hafizd (19), buruh bangunan asal Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Aceh, yang tenggelam saat mandi di Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen, Minggu (15/9/2019) sekira pukul 11.00 WIB. 

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Muhammad Hafizd (19), yang meninggal saat berenang di Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen, Aceh, Minggu (15/9/2019) pukul 11.00 WIB, diduga tidak bisa berenang.

Selain itu, informasi yang dikumpulkan Serambinews.com di lokasi kejadian, saat korban bersama teman-temannya berenang dalam sungai, arus sungai juga cukup deras dan airnya berputar.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi di tempat kejadian, bahwa korban kurang bisa berenang," kata Kapolsek Juli, Iptu Syafaruddin kepada Serambinews.com.

Selain itu, terang Kapolsek, saat kejadian arus air pada saat itu juga sangat berputar deras.

Baca: BREAKING NEWS - Buruh Bangunan Ditemukan Meninggal di Krueng Simpo Bireuen, Tenggelam Saat Mandi.

Baca: Mulai Oktober 2019, Absensi Guru Bireuen Terhubung dengan Kementerian Pendidikan RI di Jakarta

Baca: Begini Perkembangan Kasus Pembacokan Purnawirawan TNI AD di Lhokseumawe Hingga Meninggal 

"Sehingga korban tenggelam dan pada saat dibantu untuk diselamatkan saksi atau temannya, juga sempat hampir tengelam," sebut Syafaruddin.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Muhammad Hafizd (19), buruh bangunan asal Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Aceh, tenggelam saat mandi di Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen, Minggu (15/9/2019) sekira pukul 11.00 WIB.

Korban ditemukan satu jam kemudian sudah tidak bernyawa sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

Jasad korban selanjutnya langsung dievakuasi ke rumah duka di Desa Geulumpang Payong. (*)

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved