Wali Kota Berharap DURP Mendukung Kemajuan Kota

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, berharap Dimension Urban Regional Planning (DURP) memberi masukan positif

Wali Kota Berharap DURP Mendukung Kemajuan Kota
FOTO HUMAS PEMKO BANDA ACEH
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menerima plakat penghargaan dari Wakil Dekan III Fakuktas Teknik Unsyiah Lulusi, Sabtu (14/9/2019) di Taman Budaya, pada acara talkshow internasional yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) FT Unsyiah. 

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, berharap Dimension Urban Regional Planning (DURP) memberi masukan positif dan dukungan bagi kemajuan kota. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber talkshow internasional DURP, di Taman Budaya Banda Aceh, Sabtu (14/9).

Kegiatan yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Unsyiah itu, Wali Kota tampil bersama Program Manager Think City Malaysia, Faezah Ayub, dan pegiat seni Aceh, Pratitou Arafat.

Pada talkshow bertema "Warisan Kota Sebagai Aset Sosial Budaya dan Ekonomi untuk Pengembangan Kota" itu Aminullah menyebut kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi kemajuan Banda Acrh ke depan. Dikatakan, meski luas wilayah 61 kilometer persegi, tapi Banda Aceh punya warisan endatu yang luar biasa.  Mulai dari cagar budaya, kuliner, hingga seni budaya. "Sekarang bagaimana agar warisan ini bisa kita maksimalkan untuk menguatkan sektor ekonomi demi Banda Aceh yang lebih baik," ungkapnya.

Warisan itu, sebut Wali Kota, sangat mendukung sektor pariwisata yang sedang giat-giatnya digarap Banda Aceh. "Berkat promosi jor-joran yang kita lakukan, dari tahun 2017 ke 2018, terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisata sexara drastis."

"Penambahannya mencapai 105 ribu orang dari jumlah total kunjungan yang tercatat hampir 500 ribu. Angka ini naik signifikan dari periode sebelumnya yang hanya naik 2.500 wisatawan baik lokal maupun mancanegara," ungkapnya.

Melalui talkshow internasional itu, Wali Kota mengharapkan dapat dihasilkan suatu rekomendasi positif bagi kemajuan Banda Aceh. "Saran dan masukan terkait apa yang harus saya lakukan atau apa yang masih kurang, sangat saya harapkan demi mewujudkan Banda Aceh Gemilang dalm Bingkai Syariat."

Aminullah juga mengajak para mahasiswa khususnya dari Prodi PWK untuk mendukungannya dalam perencanaan kota. Perencanaan wilayah yang baik sangat menentukan kehebatan kota kita tercinta pada masa mendatang.

Sebelumnya di tempat yang sama, Ketua Himpunan Mahasiswa PWK Unsyiah, Al Ikhsan Adri mengatakan, ajang DURP yang digagas pihaknya itu merupakan ajang besar pertama tingkat Aceh setelah Himpunan Mahasiswa PWK Unsyiah terbentuk tahun lalu. "Tujuannya untuk memasyarakatkan perihal perencanaan wilayah dan kota, sekaligus memperingati hari jadi Prodi PWK keempat."

Selain talkshow, juga ada lomba karya tulis, mapping kota di wilayah herritage, lomba fotografi bertema sejarah, dan expo produk ekonomi kreatif. “Lewat lomba mapping kota khususnya kawasan herritage, kami berharap dapat memberi masukan berarti bagi Pemko Banda Aceh dalam pengembangan wisata heritage,” katanya.

Talkshow internasional DURP 2019 sendiri dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III Fakultas Teknik Unsyiah Lulusi ST MSc. Hadir pula di sana Ketua Prodi PWK Unsyiah Ashfa ST MT beserta sejumlah Kepala SKPK Banda Aceh terkait.(hba/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved