Bayi Terpapar Kabut Asap di Riau, Orang Tuanya Tak Punya Biaya Berobat

"Yang mengungsi, balita ada 27 orang, anak-anak 49, dewasa 41 dan lansia 2 orang. Totalnya 119 orang,"

Bayi Terpapar Kabut Asap di Riau, Orang Tuanya Tak Punya Biaya Berobat
(KOMPAS.COM/IDON)
Ayang Nurmika, nenek dari bayi yang darurat terpapar kabut asap saat didampingi Kabid Humas DPW PKS Riau, Muhammad Sabarudi di posko pengungsian di Pekanbaru, Riau, Senin (16/9/2019). 

SERAMBINEWS.COM - Seorang bayi berusia sekitar satu bulan bernama Hirania Cahaya Putri, terpapar kabut asap di Pekanbaru, Riau.

Kondisi kesehatannya menurun, namun orangtuanya tak punya biaya untuk berobat.

Korban anak dari pasangan Nadia Rafika (16) dan Robisep (20), warga Jalan Surabaya, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Hal ini diceritakan nenek si bayi, Ayang Nurmika (39), kepada Kompas.com di posko pengungsian di Kantor DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, Riau, Senin (16/9/2019).

Baca: Dampak Kebakaran Hutan, Malam Ini Kualitas Udara di Pekanbaru Capai Level Berbahaya

Dia menceritakan, cucunya itu awalnya dibawa ke posko kesehatan, karena sudah empat hari batuk-batuk dan pilek akibat terpapar kabut asap.

"Kemarin, Minggu (16/9/2019, kami hubungi posko PKS karena mau mengungsi. Terus kami dijemput ke rumah," kata Ayang.

Setelah satu malam berada di posko pengungsian, sebut dia, kondisi cucunya semakin parah.

"Cucu saya muntahnya banyak sekali. Ada yang sampai keluar dari hidungnya. Badannya membiru. Kondisinya sudah darurat," kata Ayang.

Dia mengaku mulai khawatir.

Baca: Plt Gubernur Aceh Terima Perwakilan Buruh, Ini Sejumlah Aspirasi yang Disampaikan

Kemudian bayi dibawa ke ruang pemeriksaan di posko kesehatan. Karena kondisi bayi semakin memburuk, petugas medis memutuskan untuk merujuk bayi ke rumah sakit.

Halaman
123
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved