Rabu, 3 Juni 2026

Saliah Binti Salim

Jadi Hajjah di Usia 95 Tahun

WAJAH wanita tua itu terlihat berkaca-kaca ketika tiba di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, Aceh Barat, Minggu (15/9) sekira pukul 13.00 WIB.

Tayang:
Editor: hasyim
SERAMBI/RIZWAN
JAMAAH HAJI TERTUA - Saliah (kanan) jamaah haji asal Aceh Barat tertua berusia 95 tahun didampingi anaknya, Habibah (77) ketika mereka berdua tiba kepulangan dari Tanah Suci tergabung kloter terakhir disambut keluarga di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, Aceh Barat, Minggu (15/9/2019).SERAMBI/RIZWAN 

WAJAH wanita tua itu  terlihat berkaca-kaca ketika tiba di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, Aceh Barat, Minggu (15/9) sekira pukul 13.00 WIB. Bulir-bulir air mata bahagia tampak mengalir di pipinya yang tampak penuh kerutan. Ya, Saliah binti Salim, jamaah haji tertua Aceh Barat pada tahun 2019 ini karena sudah berusia 95 tahun itu memang pantas berbahagia lantaran mimpinya menunaikan ibadah haji sudah kesampaian.

Roman cerah dan puas sudah terlihat di wajah Saliah ketika turun dari mobil yang membawanya dari Banda Aceh, Minggu siang. Saliah berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini ditemani anaknya Habibah yang juga sudah lansia. Tergabung dalam kelompok terbang (kloter) terakhir Aceh yaitu kloter 12, Saliah bersama anaknya Habibah dan 358 jamaah lainnya mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar pada Minggu (15/9) subuh. "Alhamdulilah sehat," ujar Habibah sambil tersenyum bahagia setelah kembali  ke Tanah Air ketika ditemui Serambi, Minggu siang, di Masjid Agung Baitul Makmur.

Sedangkan Saliah sendiri hanya melempar senyum saja sambil terus berjalan menggunakan tongkat tanpa mengeluarkan kata-kata. Terlihat sejumlah anggota keluarga memayungi ibu dan anak itu yang kini sudah menjadi seorang hajjah. Aci, cucu Saliah menyatakan, selama di Tanah Suci pernah beberapa kali menyampaikan kabar kepada keluarga bahwa mereka berdua (Saliah dan Habibah) selalu diberikan kesehatan oleh Allah sehingga berhasil pergi dan pulang kembali ke Tanah Air dengan selamat. "Alhamdulillah, nenek (Saliah) dan bibi Habibah (adik ayah), diberikan kesehatan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci," ujar Aci, warga Aceh Barat.

Saliah yang tercatat sebagai penduduk Desa Bale, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat sehari-hari hanya sebagai  petani di kampungnya. Demikian juga dengan sang anak Habibah yang berangkat bersamanya ke Tanah Suci, sehari-hari merupakan ibu rumah tangga. Ini merupakan keberangkatan pertama Saliah menunaikan rukun Islam kelima, sehingga nenek berusia hampir seabad itu begitu bahagia.

Pada tahun ini, Saliah adalah jamaah haji tertua asal Aceh Barat. Dari total 216 jamaah haji Aceh Barat, 202 orang sudah kembali pada pekan lalu, karena tergabung dalam kelompok  terbang (kloter) 5. Sedangkan sisanya 14 orang lagi termasuk Saliah dan anaknya Habibah, baru tiba Minggu siang, lantaran masuk kloter terakhir. Kepala Kantor Kemenag Aceh Barat, H Khairul Azhar mengatakan, bahwa kepulangan 14 jamaah haji asal Aceh Barat yang tergabung kloter 12 atau kloter terakhir dilepas di Banda Aceh pada Minggu pagi.(riz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved